Inilah Cara Menghasilkan Copywriting Yang Menggugah


Pernah denger istilah copywriting? Sebagian orang mungkin mengartikan copy sebagai salin. Jadi, copywriting berarti tulisan yang didapat sari menyalin tulisan orang lain. Bukan. Bukan seperti itu gan artinya. Terusa kayak gimana? Let’s continue to go to the next part!

Copy berarti tulisan yang biasa diterapkan ke dalam penjualan/pemasaran/penawaran. Nah, pasti kamu udah sering ketemu dong dengan yang beginian? Yup betul. Copy ini sering kita lihat di brosur, pamflet, toko online, iklan dan website. Sedangkan copywriting adalah metode/proses menulis copy. Dan, kamu yang menulis copywriting disebut dengan copywriter. Adakah copywriter disini? hehehe..nyari temen.

sold-out

Rumus Inti Copywriting

  1. Tujuan Anda
  2. Riset, Riset, Riset
  3. Kreatif itu Wajib
  4. Pertajam Tulisan Anda
  5. Pengujian

Kamu yang ingin membangun bisnisnya bisa membaca habis halaman ini. Juga buat kamu yang ingin berkarir menjadi copywriter profesional.

  1. Tujuan Kamu Apa? Jawab secara spesifik.

Sebelum memulai menulis copy, kamu harus menentukan tujuan secara rinci. Kenapa harus begitu? Jawabannya adalah karena tujuan itu akan mempermudah kamu dalam menulis. Intinya tulisan yang kamu bahas akan terarah dan tidak melebar kemana-mana. Paham kan? Misal nih tujuan kamu nulis copy supaya pembaca tergerak untuk membeli produkmu. Ya udah fokus aja gimana caranya mendorong orang untuk beli.

2. Riset, Riset, Riset

Ini nih kenapa saya ulang sampe 3 kali. Karena emang penting banget gan! Pertama kita haruslah paham produk dan jasa yang kita jual. Misalnya kita jualan musik dalam bentuk CD nih. KIta udah koar-koar ke berbagai sosmed pula.

“Ayo dibeli-dibeli”

“Beli 3 gratis es teh”

“Hanya untuk 20 pelanggan pertama bulan ini”

Terus ada yang nanya

“Isinya lagu apaan gan?”

………. (krik krik krik)

copywriting

Ternyata gak bisa jawab. Karena belum pernah ndengerin. Nah loh, gaswat kan? That’s why pahamilah produk dan jasamu!

Pahami juga target marketmu gan! Contohnya nih kalau kamu mau jual merchandise K-Pop. Poster, kaos, aksesoris yang berkaitan ma Korean Pop. Kamu nawarin benda-benda tuh ke ibu-ibu PKK. Cocok gak? Kemungkinan kecil mereka paham apa itu K-Pop. So, cari target market yang sesuai untuk produk atau jasamu.

3. Kreatif itu Wajib

Akan ada banyak hal yang dibahas disini gan! So, persiapkan gorengan, es teh dan cemilan-cemilan lain..hehehe. Lo kate angkringan!

Kamu sering gak sih merasa kalau tiap kali kita nulis sering ada yang ngritik? Iya, kritikan itu datang dari pikiran kita sendiri. Menurut pakar Copywriting Joe Vitale, ketika kita mulai menulis, pikiran kita terbagi menjadi 2. Beliau mengistilahkan hal itu sebagai berikut,

‘Sang Penulis’ & ‘Sang Editor’

So, di tahap awal keluarkanlah pikiran Sang Penulis. Ya, hanya sang penulis. Teruslah menulis. Jangan memperhatikan kritikan atau cemoohan dari sang editor. Hajar terusss!

Syarat kreatif  yang kedua adalah sampaikan satu pesan saja! Terserah mau nulis berapa paragraf. Berapa kalimat. Itu terserah kamu! Tapi, ingatlah bahwa otak manusia itu dalam sehari hanya mampu mengingat maksimal 7 hal saja. So, dalam kalimat bejibun yang sudah kamu bungkus sedemikian rupa itu sampaikanlah hanya satu pesan!

one-satu-pesan-saja

Pertanyaan untuk kamu nih yang lagi landing di page ini.

“Apakah kamu lebih suka membeli produk dari orang yang kamu suka?”

“Pilih mana? Penjual yang ramah atau ketus”

Nah, disinilah kamu sebagai copywriter harus keluar dari egomu sendiri. Lalu masuklah ke ego pembaca. Umpamakan dirimu adalah pembaca atau calon konsumen yang mau beli produk atau jasa.

“Kalau iklannya kayak gini, orang mau beli gak ya”

Saran saya tulisanmu haruslah lebih ramah seolah-olah mengajak berbicara dengan pembaca.

Apakah sudah selesai? Belum gan! Masih ada banyak tips dan trik untuk menggugah orang-orang dengan copywritingmu. Mau ke toilet dulu? Silahkan. Mau beli cemilan dulu? Silahkan. Atau mau tidur dulu? Jangan dong. Scroll terus sampe bawah! hahaha.

Yuk lanjut ke tahap kreatif selanjutnya. Pemicu tindakan. Tindakan yang dipicu oleh rasa sakit dan rasa senang. Si Fulan lagi online nih di facebook. Gak sengaja lihat jilbab yang dijual temennya.

“Bagus nih, kayaknya bahannya juga oke. Harganya cocok ma kantongku pula. Warna ungu boleh lah ya.

“Oke gue beli”

Itulah contoh orang yang membeli karena didorong oleh rasa senang. Berikut ini akan saya contohkan iklan obat ‘Peninggi Badan’ yang mendorong orang untuk membeli karena rasa senang atau rasa sakit.

“Merasa kesal karena teman-teman sering memanggil Anda boncel”

Headline di atas merupakan iklan yang mendorong orang untuk melakukan tindakan dan dipicu oleh rasa sakit.

“Dunia perbankan, entertainment dan perhotelan membutuhkan Anda yang memiliki tinggi lebih dari 160cm”

Bisa kamu tebak, headline ke dua mendorong orang untuk melakukan tindakan yang dipicu oleh rasa senang.

Kamu pasti pernah lihat dong, iklan yang diulang 2 sampai 3 kali? Nah, itu dia salah satu kunci kreatif itu wajib. Pengulangan itu menghipnosis. Pengalaman jaman sekolah dulu kalau pas mau ulangan kan kita harus ngapalin tuh semua materi. Cara kita ngapalinnya ya..diulang-ulang mulu sampe penuh ni otak  rasanya. Jadi, kalau kamu pingin produk atau iklanmu diinget terus sama calon konsumen atau konsumen kamu. Ya, caranya ulang aja bagian terpentingnya!

4. Pertajam Tulisanmu

edit-editor-tulisan-ketikan-copywriting   Di bagian pertama ‘kreatif itu wajib’ Joe Vitale sudah memberitahu kita bahwa pada tahap awal kita menulis pikiran terbelah menjadi 2. Masih ingat? Yup, betul. Sang penulis dan sang editor. Ini saatnya kamu mengeluarkan sang editor alias si tukang kritik itu.

Beberapa hal yang bisa kamu jadikan acuan untuk mengedit tulisanmu adalah

  • Ubahlah kalimat pasif menjadi aktif. Ini diharapkan agar tulisan kita menjadi lebih hidup.
  • Gantilah koma menjadi titik. Coba bayangkan kalau kamu ngelihat paragraf atau kalimat yang panjang-panjang. Lagi lihat penampakannya aja udah males. Apalagi baca. hehehe.
  • Susun ulang paragraf. Kalau kita udah selesai membuat tulisan tahap awal. Isitirahatlah sebentar gan. Tenangkan pikirmu! hahaha. Setelah itu baca lagi tulisanmu. Pasti deh ntar kamu bakal ngerasa ada yang kurang. Ada yang kurang tepat. Ada yang kelebihan. Ada yang tidak terstruktur.
  • Bagian mana yang mungkin dilewatkan pembaca? Coba inget-inget kapan terakhir kali kamu membaca majalah atau koran. Apakah semua bagian di koran atau majalah kamu selesaikan semua? Gak kan? Kamu cuma membaca bagian-bagian yang kamu suka!

5. Pengujian

Sebarkan tulisanmu! Kenapa harus disebarkan? Orang-orang akan membantu menilai tulisanmu. Minta saja bantuan teman satu timmu, saudara atau pacarmu. Kalau yang masih jomblo ya, tanya saja pada rumput yang bergoyang. hehehehe

Masih Ada Kekuatan Tambahan!

  • Jangan jualan! Lhoh kenapa jangan jualan? Maksudnya gini gan. Kita sebarkan manfaat dulu. Biar orang sreg dan merasa diperhatikan. Terus jatuh kita sama kita. Baru deh, setelah itu kita jualan. Misalnya nih kita jualan jilbab. Kita update status di facebook dengan membagikan tips-tips variasi berjilbab. Bagi juga tips-tips padu padankan warna. Orang kan seneng tuh kamu kasih informasi yang berfaedah..hehehe. Pokoknya kamu udah bikin mereka klepek-klepek. Baru deh keluarkan produk-produkmu!!! Jualan gan!
  • Manfaatkan tesaurus. Jenis dinosaurus tuh gan? Bukaaannn. Itu tuh yang sering kamu temuin di Microsoft Word. Kalau menurut pribadi saya sih ini sinonim atau persamaan kita. Ya, intinya dibikin variasi lah. Jangan melulu pake kata yang sama.
  • Taktik promosi. Ini nih yang bikin orang ngeh sama iklanmu. Coba bayangkan kalau ada kata ‘free ongkir’, ‘diskon 50%’, ‘member get member’. Orang pasti pada beburu pingin dapetin yang mumer kan? Alias murah meriah. Tapi, ingat ya kalau mau ngasih promo-promo gitu sudah harus kamu perhitungkan. Omzet tinggi mah percuma kalau setelah di itung-itung hasil bersihnya cuma dikit.penting-copywriting
  • Penting!!! Coba kamu lihat di beberapa artikel yang sudah saya buat di sini. Tiap akhir paragraf biasanya saya menyisipkan kalimat ‘cek paragraf berikutnya’, ‘baca selanjutnya ada sesuatu yang penting disana’. Pokoknya kasih aja janji supaya konsumen kembali lagi.

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements