Membuat Strategi Content Marketing


Sudah siap untuk membuat Content Marketing yang meledak? Meledak di sini berarti blog kamu akan banyak dikunjungi. Dan, tidak hanya berkunjung tapi juga membeli produk atau jasa yang kamu jual.

Gimana gimana gimana..caranya gimana kakak? heheheh..sabar.

  1. Tetapkan Tujuanmu!

Tidak hanya untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Iya lah. Apa gunanya kalau cuma maen bentar, baca-baca langsung cabut? Kan, kita mau jualan. Ya gak sih? Pastinya jumlah pengunjung juga menjadi salah satu tujuan kita. Tapi, itu bukan yang utama.

Tujuan kedua adalah untuk membuat mereka membeli produk atau jasa yang kita jual. Apakah hanya 2 itu sasarannya? Ngapain susah-susah belajar Content Marketing kalau cuma itu aja targetnya. Ya mudah sajalah.

Tunggu ..tunggu. Misalnya nih si Fulan mau beli tiket aksesoris K-Pop. Saking jatuh cintanya si Fulan ma budaya K-Pop. Barang apapun yang dibeli haruslah berbau K-pop. Ngetik deh si Fulan di box yang udah dipersiapkan Google.

‘beli merchandise k-pop’

Setelah merasa cocok akhirnya dia memesan. Taarrraa..barang sudah sampai.

“wah bagus banget”

“sesuai dengan gambar yang dipajang di blognya”

“sip sip sip”

Sebulan kemudian, pas si Fulan udah gajian, dia cek lagi blog yang menjual merchandise K-Pop sewaktu itu. Dia pesen lagi. Kali ini dalam jumla yang lumayan banyak.

Nah itu dia sasaran ketiga dan yang utama!

Membangun kepercayaan calon konsumen dan konsumen. Membuat mereka balik lagi dan lagi untuk produk atau jasa yang kamu tawarkan!

2. Siapkan Target Marketmu

biodata calon pembeli  Waduh..formulir apaan tuh gan? Bikin KTP? jiahaha. Bukan atuh. Itu formulir yang bakal membantu kamu untuk mempermudah menentukan target marketmu. Udah paham? Mudah banget isinya. Coba aja. Dengan menentukan target market yang tepat, ini akan membantumu membuat konten yang terarah.

3. Konten yang Berkonsep

Konsep apa nih maksudnya? Makin ke bawah makin banyak aja yang perlu dipersiapkan gan. Iya supaya blog kita ciamik dan bener-bener menguntungkan. Mau kan? Yah kalau mau dijabanin aja! hehehe

Kita bagi menjadi 3 konsep.

  • Pengenalan. Kita share beberapa artikel yang bisa menarik orang lain. Dimana semua orang bisa menikmatinya. Tidak hanya untuk target market kita saja. Misalnya saya jualan mobil BMW bekas. Saya sediakan kisah-kisah berikut untuk semua pengunjung.

“Rowan Atkinson dan sederet BMW klasiknya”

“Kisah Penjual Lontong yang Mampu Beli BMW”

  • Branding. Pada konsep ini kamu sudah lebih fokus pada pengunjung yang memang berniat untuk membeli BMW. Eitss..sabar dulu. Fungsinya adalah agar calon konsumen mengingat kita. So, jangan menawari dulu
  • Penjualan. Ini dia saatnya kamu menawari. Jelaskan secara spesifik disini produk dan jasamu.

4.Sekarang Saatnya Beraksi

Ini dia waktunya untuk beraksi. Terus, konten apa yang harus kita kerjakan terlebih dahulu? Di atas sudah saya jelaskan bahwa konsep konten kita ada 3 yaitu, pengenalan, branding dan penjualan.

Konten dalam pengenalan fokus untuk menjaring calon konsumen sebanyak-banyakny. Jadi, haruslah bersifat populer. Sedangkan konten branding dan penjualan langsung mengarahkan pelanggan untuk membeli. Jadi kualitasnya haruslah ciamik. Dan, yang harus diperhatikan adalah konten

Strategi-Internal-Link pengenalan harus terdapat link yang mengarahkan pengunjung menuju konten branding dan penjualan. Karena mereka harus tahu bahwa kamu menjual sesuatu.

Sebagian besar dari kita mungkin berpikir bahwa konten = artikel. Ternyata eh ternyata seperti ini toh

  • Template
  • Tool
  • Studi Kasus
  • eBook
  • Lembar Kerja
  • Webinar
  • Video
  • Artikel blog
  • Post di Sosmed
  • Slide presentasi
  • Infografis

Jadi, konten itu bermaca-macam ya gan. Dan, artikel cuma slah satu di antaranya. Baru sadar ya? Sama..aku juga. hehehe

5. Share dong kontenmu!

Sekeren apapun konten yang kamu ciptakan, tak kan berarti apa-apa kalau tidak kamu share atau distribusikan. Dan, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Jangan asal share ya gan!

Perhatian pertama adalah kualitas kontenmu. Karena kalau konten yang kamu distribusikan tidak berbobot maka hanya akan merusak reputasimu.

Perhatian kedua adalah membuat email list. Bayangkan jika ada 1000 pengunjung ke blog anda dan beberapa dari mereka berlangganan. Tiap kali anda update konten terbaru, maka para pelanggan langsung ngeh. Ini namanya jaring! hehehehe. Untuk pemahaman lebih dalam sebaiknya Anda belajar dari ahlinya list building.

Apa perhatian selanjutnya? Pasti udah ada yang bisa  menebak. Yes, kamu benar! Sosmed. Manfaatkan Twitter dan Facebook. Akan lebih baik kalau kamu memasang widget untuk widgetmempermudah pengunjung melakukan like dan share. Juga mempermudah pengunjung untuk terus mengikuti konten terbarumu.

Media promosi selanjutnya adalah Google + Communities. Saya pribadi merasa bahwa Google + ini agak sepi. Tapi, yang harus diingat adalah komunitas di sini lebih eksekutif. Maksudnya, mereka yang tergabung di google pluslebih cermat dan aktif.

Cara ampuh selanjutnya untuk mempromosikan blog kamu adalah dengan melakukan Guest Blogging di blog yang sudah populer. Kenapa harus guest blogging? Karena dengan cara ini kita juga akan mendapatkan backlink yang bisa meningkatkan peringkat kita di hasil pencarian. yeee! Ingat ya pilihlah blog dengan topik yang sama dengan milik kita.

Kalau kamu males baca, langsung saja ke kesimpulannya sini.

  • Bobot kontenmu! Harus kualistas nomer 1 ya
  • Gabunglah ke grup atau komunitas yang tepat dan berbagilah ilmu sebanyak mungkin sebelum promosi konten
  • Cek lagi gan. Sudah adakah button share dan form pendaftaran email atau belum?

 

 

 

Advertisements