Membuat Konten Berkualitas Dengan Metode KTP


membuat artikel berkualitasSebuah konten bisa dikatakan berkualitas jika mengandung beberapa kriteria seperti berikut:

  • Bermutu. Jika dibandingkan dengan konten lain yang sejenis, punya kamu harus punya mutu yang lebih baik
  • Terjamin. Kalau kamu menyajikan data atau analisis dari suatu masalah, cantumkan juga kutipan atau sumber valid
  • Bikin betah. Tampilan dari kontenmu harus bervariasi. Kalau isinya penuh dengan tulisan. Mampus tuh si pengunjung. Udah pasti bosen!
  • Bermanfaat. Intinya pengunjung bisa mengambil manfaat dari kontenmu

Ternyata untuk membuat konten yang berkualitas itu gak bisa langsung jadi lho.

“Bum salabum .. Gedubrak”

Jadilah konten yang berkualitas dalam sekali hentak!

Situ mimpi kali ya. Kenapa saya katakan mimpi? Karena sebuah konten yang berbobot haruslah melalui beberapa tahapan. Dan, tentu saja itu membutuhkan waktu. Pelajari poin-poin penting yang saya share di sini.

Persiapan – Mencari audience dan influencer

Sebelum kita mencari mereka, alangkah baiknya untuk mengetahui siapa sih sebenarnya mereka ini?

Audience adalah orang yang aktif mencari informasi dalam suatu topik, audiens dari kontenmu adalah mereka yang antusias terhadap topiknya. Kita panggil mereka dengan ‘calon pembaca’.

Influencer adalah orang-orang berpengaruh dalam suatu topik, mereka adalah ahlinya dan mereka sering berbagi pengetahuan dengan orang lain.

Kita mencari mereka bukan karena tanpa alasan lho. Tapi, ada 3 manfaat yang bakal kamu dapatkan jika mendekati mereka:

  • menjaring topik yang tepat
  • mempermudah promosi konten
  • mendapatkan materi konten

Kamu yang masih pemula seperti saya pasti bingung. Di mana kita bisa menemukan audience dan influencer ini? Misalnya nih, saya mau cari kosmetik. Otomatis saya akan meluncur ke toko yang menjual kosmetik. Kalau kita ingin mendekati audience dan influencer, maka kita harus mencarinya di situs-situs komunitas seperti Facebook Group, Google+ Community, Kaskus, atau forum online lainnya.

Bukankah sudah jelas bahwa salah satu ciri konten berkualitas adalah informatif, konten yang menyumbang beberapa informasi bermanfaat bagi para pengunjung. Jadi, kalau kamu bergabung di beberapa komunitas sesuai dengan topik websitemu, kamu akan menemukan masalah yang dihadapai oleh anggota forum.

“Bum salabum .. Gedubrak”

Ubahlah masalah mereka menjadi konten berkualitas.

Sudah dapat beberapa calon pembaca? Lalu, anggota manakah yang bisa disebut dengan influencer? Mereka adalah yang paling sering jadi pahlawan di forum tersebut!

Ianya adalah anggota yang paling aktif dalam berbagi dan memberi solusi untuk anggota forum lainnya.

Metode KTP: Strategi Konten Berkualitas

Kartu Tanda Penduduk.

Kartu Tanda Pengenal.

Kartu Tanda Parkir.

Kartu Tanda Pacaran.

Bukan semua!!!

KTP di sini haruslah:

  1. Kumpulkan konten-konten terbaik
  2. Tingkatkan materinya
  3. Promosikan ke orang yang tepat

Langsung saja kita bahas satu per satu.

#1 Kumpulkan konten-konten terbaik untuk topikmu

Untuk mencari konten terbaik, kita akan mendapat bantuan dari beberapa tool terbaik pula yang disarankan oleh Panduan IM:

  1. BuzzSumo: tool ini berguna untuk mencari artikel-artikel terpopuler dari kata kunci yang kita masukkan.
  2. Topsy: mencari tweet terpopuler dari Twitter dengan kata kunci tertentu.
  3. Forum: untuk mencari konten dalam forum dengan kata kunci tertentu melalui Google, gunakan “[keyword] forum” tanpa tanda petik dan ganti keyword dengan topik anda.
  4. Social bookmarking: gunakan lintas.me atau VivaLog untuk bahasa Indonesia dan Reddit untuk bahasa Inggris.
  5. Google: selain mencari forum, gunakan Google juga untuk langsung mencari artikel.

Mari kita praktikkan dengan bantuan Google’s box. membuat blog

Kunjungi linknya satu per satu. Lebih baik lagi kalau kamu juga membuat konten untuk topik turunan tersebut.

Kalau sudah menemukannya, catat konten terbaik dalam file yang mudah untuk kamu buka tiap saat. Pahami tiap isinya dan pastikan kamu memberikan catatan untuk tiap kelemahan dan kelebihannya.

#2 Tingkatkan materi kontennya

membuat artikel berkualitasAnalisa yang dilakukan pada tahap pertama akan membantu kita untuk meningkatkan materi-materi yang sudah ada. Karena kalau tidak ada perluasan materi yang terjadi pada konten kita adalah: BIASA SAJA atau STANDAR.

  • Memperluas materi bukan berarti menambah tulisan supaya lebih panjang. Tapi, membuatnya jadi lebih lengkap dengan menambahkan informasi baru.
  • Konten up to date selalu lebih baik di mata pembaca. Misalnya saya mencari ‘tutorial Photoshop’. Aplikasi ini kan selalu diperbarui sama perusahaannya. Kalau kita tidak mengupdate konten mengenai tutorial ini, ya sudah. Gak akan bermanfaat bagi pembaca.
  • Sisipkan gambar/video/audio. Fungsinya adalah untuk mempermudah proses penjelasan bagi pengunjung. Dan, memperindah tampilan dari konten kita.
  • Gaya bahasa dan struktur tulisan menentukan seberapa menariknya kontenmu. Saya sendiri lebih mudah memahami sebuah bacaan yang ditulis dengan gaya ‘akrab. Maksudnya tidak kaku seperti robot, melainkan gaya bertutur yang seolah-olah mengajak kita untuk ngobrol dengan penulis. Untuk format tulisan, silahkan pilih sendiri. Mau paragraf sebelah kanan atau kiri? Saya dan Panduan IM menyarankan sebelah kiri.Paragraf-panjang-vs-pendek

#3 Promosikan ke orang yang tepat

Promosi sama pentingnya dengan pembuatan konten. Lhoh kok bisa?

Bayangkan, kalau kita punya konten yang jempolan. Tapi, gak ada yang tahu. Gak ada yang berkunjung. Percuma kan?

Nah, berikut adalah cara pendistribusian yang tepat untuk konten berbobotmu:

  • Situs komunitas sudah membantumu menjaring topik yang baik untuk kontenmu. Ternyata manfaatnya tidak cuma itu. Bantu masalah mereka dengan cara menyisipkan link untuk tiap bantuan yang kamu berikan. Kuncinya jangan terlalu sering ya. Rumusnya adalah 4:1 (4x posting bantuan tanpa link : 1x posting dengan sisipan link).
  • Ambil hati para influencer terlebih dahulu dengan cara memasang link ke website mereka, dan mempromosikan konten milik mereka. Setelah itu hubungi mereka untuk memberitahukan bahwa kamu baru saja menerbitkan konten ciamik. Influencer ini adalah blogger, seleb twitter/facebook, jurnalis online, member forum yang jadi ‘idola’.
  • Hubungi linker. Linker adalah orang yang bisa memasang link ke website lain. Pada tahap awal kita sudah menemukan konten populer melalui Google’s box. Sekarang copy beberapa link tersebut ke Open Site Explorer. Dari sana kita akan menemukan linker yang sudah pernah memasang link ke website lain.
  • Hubungi sharer juga. Orang yang membagikan konten ke sosmed. Untuk mencari mereka, kita manfaatkan tool BuzzSumo. Masukkan link yang sudah kamu simpan tadi, lalu klik ‘View Sharers’.

Mudah kan untuk menerapkan strategi KTP? Sekarang saya menantang kamu untuk membuat sebuah konten dengan topik yang sama seperti yang ada di halaman ini.

 

Advertisements