Kamu Butuh Hypnotic Writing Untuk Meledakkan Penjualan


Buku karya Joe Vitale yang banyak dikenal publik salah satunya adalah Hypnotic Writing. Setelah membaca buku ini, 4sebaiknya kamu segera mempraktikkannya. Kenapa? Karena buku ini bisa membuatmu kaya. Lhoh, apa hubungan antara buku dengan kekayaan? Iya, kalau buku Hypnotic Writing dengan kekayaan jelas ada hubungannya. Gak percaya? Baca terus resume dari buku yang sampul warnanya hijau kekuning-kuningan ini.

Perhatikan iklan berikut!

  • Pena loga unik
  • Konstruksi logam kokoh
  • Desain menarik
  • Tinta bisa diisi ulang
  • Termasuk baterai

Males baca gak? Jelas males! Bisa disebut iklan gak? Jelas bisa! Tapi, apa bisa mendobrak peningkatan penjualan? Jelas tidak!!! Perhatikan iklan yang kedua berikut!

1“Bayangkan Anda memiliki tukang pijat kecil yang bisa dibawa kemana-mana dalam saku kerja Anda. Kapan pun Anda mau, Anda bisa menyuruh tukang pijat mini itu untuk melepaskan otot-otot Anda yang lelah dan menghilangkan ketegangan Anda. Perkenalkan, tukang pijat berkepala pena yang digerakkan dengan baterai. Pena pijat pertama di dunia!”

Bandingkan iklan pertama dan kedua. Apa sih bedanya?

  1. Iklan pertama hanya menunjukkan fitur. Sedangkan iklan yang kedua menunjukkan manfaat. (“Hp ini ada Bluetoothnya kak!” ATAU “Dengan bluetooth ini, kamu bisa berbagi file musik, foto dan jenis data lainnya”). Jelas beda antara fitur dan manfaat. Orang membeli manfaat dari suatu barang!
  2. Iklan pertama cenderung monoton dan kaku. Iklan kedua adalah versi bercerita. Manusia suka bercerita. Mereka juga suka mendengarkan cerita.
  3. Iklan pertama tidak memiliki sasaran. Iklan kedua seolah-olah bercerita hanya untuk anda. Sasarannya spesifik, iklan dibuat seolah-olah hanya untuk satu orang.

Sekarang sudah paham kenapa Hypnotic Writing bisa membuat kamu kaya dalam bidang jual-beli? Kalau sudah, inilah saatnya untuk belajar. Bagaimana membuat tulisan yang menghipnotis, mudah pula!

Apa itu Hypnotic Writing?

  • Semua tulisan yang menarik perhatian Anda
  • Semua tulisan yang membangun fokus Anda
  • Semua tulisan yang mengarahkan Anda untuk mengikuti anjuran penulis

Rumus Inti Hypnotic Writing

Ternyata, tidak hanya matematika saja yang butuh rumus. Dalam hal penulisan juga membutuhkan rumus-rumus tertentu. Tenang saja, rumus kali ini bisa diterapkan dalam kehidupan kamu. Iya jelas beda dengan rumus pitagoras matematikan kan dalam kehidupan nyata gak bisa di apply! 😀

  • Tujuan Anda
  • Riset, Riset, Riset
  • Kreatif Itu Wajib
  • Pertajam Tulisan Anda
  • Pengujian

Ada 5 rumus di atas yang bakal kita bahas satu persatu di sini!

#1 Tujuan Anda

Untuk membuat suatu tulisan, kamu sangat membutuhkan yang namanya tujuan. Kenapa? Coba bayangkan ilustrasi seperti ini.

“Kita pergi naik motor tanpa gak tahu mau kemana. Alhasil di jalan ya kaya orang linglung. Belok kanan, belok kiri, asal jalan aja. Apakah bisa sampe ke suatu tempat? Bisa! Tapi lama pake banget”.

Bandingkan kalau kita punya tujuan, naik motor mau ke tempat kerja. Sudah pasti jalannya terarah. Bisa atur waktu dengan baik. Nah, untuk tulisan tentukan tujuan kamu! Misalnya, dengan menulis tulisan ini ‘saya pingin penjualan naik 100%’.

So, dengan tujuan seperti ini kita bisa fokus membuat outline yang bisa menaikkan penjualan. Menulis secara spesifik tujuan kamu sama dengan mempermudah kamu untuk membuat kerangka tulisan. Membantu kamu biar gak keluar batas!

5#2 Riset, Riset, Riset

Ada beberapa hal yang harus lakukan pada tahap ini.

  • Pahami produk atau jasa Anda. Saya pernah melayani penjualan dengan produk CD, yaitu musik terapi. Saya cukup gencar dalam melakukan update di sosial media. Semua yang bisa saya tulis, saya tulis. Semua yang saya ketahui, saya tulis. Hanya untuk meningkatkan penjualan. Eh, tiba-tiba ada yang nanya,

“Mbak, terapi musik itu musiknya gimana? Kaya musik-musik klasik gitu ya?”

Duh, mati deh gue! Saya sendiri gak pernah dengerin musiknya. Jadi, gak tahu itu musik jenis apa! Itu bener musik klasik atau gimana? Bengong!

Jadi, kamu harus bener-bener paham tentang produk dan jasa yang kamu jual.

  • Pahami target market Anda. Yang satu ini paling penting! Kita sudah buat iklan produk kecantikan sekeren mungkin. Segaul mungkin. Sudah keluarin banyak biaya. Pokoke sak jose lah iklan untuk produk kecantikan kita. Tapi, kita sodorin tuh iklan ke bapak-bapak yang lagi jaga pos kamling! Cocok gak? Yang bilang cocok nyemplung aja ke laut. hahaha. Jadi, kita harus tahu target market kita dengan tepat. Kemungkinan besar tawaran kita direspon ya kecil. Tips yang berkaitan dengan target market adalah

Keluarlah dari ego Anda –Masuklah ke dalam ego pembaca. Ketika menulis, cobalah bayangkan seolah-olah kamu adalah si calon pembeli. “Kalau iklannya gini, kira-kira saya sendiri mau tertarik untuk beli gak?”

Tulislah untuk satu orang saja. Untuk tips yang ini, intinya adalah ‘specialize’. Kita istimewakan calon pelanggan. Seolah-olah kita membuat iklan tersebut hanya untuk dia seorang.

  • Fakta berdasarkan riset Anda. Jangan pernah berbohong tentang produk atau jasa yang kamu jual. Misalnya nih kita baik-baikin banget produk yang kita jual. Setelah pelanggan coba, eh ternyata apa yang kita presentasikan di iklan tidak sesuai dengan apa yang pembeli rasakan. Emang sih produk kita laku, tapi tuh yang merasa dibohongin apa mereka bakal kembali lagi? NO!!!

#3 Kreatif itu Wajib

  • Teruslah menulis! (sang penulis). Menurut pakar Hypnotic Writing, ketika menulis pikiran kita terbelah menjadi dua. Dan, Joe Vitale sang pakar menyebutnya dengan Sang Penulis dan Sang Editor. Pada tahap awal, manfaatkanlah sang penulis untuk terus menulis. Hiraukan saja sang editor. Apapun yang terjadi, menulislah!
  • Headline Penarik Perhatian. Headline adalah segalanya. Penentu tindakan calon pelanggan dalam waktu 3 detik saja. Setelah membaca headline dalam 3 detik, apa yang akan calon pelanggan lakukan? Berlalu begitu saja atau merubahnya menjadi pelanggan kita? Kamu bisa temukan banyak contoh HEADLINE dalam buku Easy Copywriting karya Dewa Eka Prayoga.
  • Sampaikan Satu Pesan Saja! Manusia itu pelupa. Terlalu banyak kalimat yang kamu jejalkan dalam iklan, yang diingat paling hanya satu atau dua pesan. Oleh karena itu, masukkan satu pesan saja dalam iklan kamu. Satu iklan inti yang paling penting.
  • Orang membeli dari orang yang mereka sukai (Keakraban). Buatlah iklan kamu seolah-olah sedang mengajak ngobrol orang yang membaca. Pakai bahasa yang akrab. Gunakan istilah saya dan kamu.
  • Pemicu tindakan (rasa sakit – rasa senang). Orang membeli karena didorong oleh 2 hal. Yaitu rasa sakit dan rasa senang. Rasa sakit menunjukkan problem yang dialami oleh calon target market kita. Sedangkan rasa senang menunjukkan kebanggaan calon target market kita. Bacalah 2 contoh iklan berikut!

>> 6Di dorong rasa sakit <<

Tidak pede dengan tinggi badan yang tidak proporsional?

Teman-teman sering memanggil Anda ‘boncel atau kurcaci’?

Minder dengan si Dia yang lebih tinggi dari Anda?

>> Di dorong rasa senang <<

Anda akan lebih percaya diri jika memiliki tinggi badan proporsional

Dunia perbankan, perhotelan, dan dunia entertainment membutuhkan Anda

Bayangkan! Si dia makin jatuh hati dan bangga

  • Pengulangan itu menghipnosis. Sering lihat gak iklan di televisi yang ditayangin sampai 3 kali? Iyah itu yang disebut pengulanngan sama dengan menghipnosis. Ambil satu pesan inti dalam iklan yang kamu buat, lalu ulang sampai minimal sampai 3 kali. Contohnya, Tango wafer pernah bikin iklan pendek yang diulang sampai 3x dengan pernyataan seperti berikut

>> Renyah diluar, garing dan lembut di dalam <<

>> Renyah diluar, garing dan lembut di dalam <<

#4 Pertajam Tulisan Anda

Masih ingat kan pada tahap awal menulis biasanya kita dihadapkan pada 2 pikiran. Sang penulis dan sang editor. Nah, inilah saatnya kamu mengeluarkan sang editor! Beberapa hal yang bisa kamu edit adalah:

  • Ubahlah kalimat pasif menjadi aktif. Hal ini bertujuan untuk membuat tulisan kamu lebih hidup.
  • Gantilah koma menjadi titik. Kalimat yang panjang bikin muak! Paragraf yang hanya berisi tulisan tanpa jeda bikin pusing. So, buatlah seringkas mungkin.
  • Susun ulang paragraf, bagian mana yang mungkin dilewatkan pembaca. Tipsnya adalah baca dengan keras tulisan yang sudah kamu buat. Dengan begini, kamu akan tahu bagian mana yang terasa ganjil. Bagian mana yang terasa aneh. Bagian mana yang tidak menarik. Kamu juga akan merasakan bahwa paragraf satu lebih baik ditempatkan di bagian akhir saja. Dan, seterusnya.

#5 Pengujian

Sebarkan tulisan kamu untuk melihat respon pembaca!Setelah selesai, akan lebih baik kalau kamu cari beberapa responden yang bisa menyumbangkan kritik dan saran untuk tulisan kamu. Minta tolonglah pada beberapa teman kamu untuk berkomentar. Dijamin hasilnya pasti lebih objektif!

Selain 5 rumus inti di atas, kamu juga patut mengombinasikannya dengan beberapa kekuatan tambahan berikut.

  • Manfaat dulu, jualan kemudian. Orang suka membeli sesuatu. Mereka suka berbelanja. Percayalah. Jadi, luangkan waktumu untuk lebih berbagi manfaat atau informasi. Buatlah calon pelanggan jatuh hati sama kamu dengan informasi yang membawa manfaat untuk mereka. Setelah mereka jatuh sampe ke dalam, (lebey) baru deh kasih tawaran-tawaran menarik.
  • Gunakan tesaurus. Jangan gunakan istilah yang sama terus. Udah pasti yang baca bosen. Saya kasih beberapa contohnya ya

gunakan, aplikasikan, manfaatkan, terapkan

Nah, ada beberapa kata dengan arti yang sama. Bisa tuh manfaatin tesaurus.

  • Gunakan simile. Membandingkan 2 hal yang serupa disebut simile. Kalau kita jualan DVD musik misalnya, bisa manfaatkan ungkapan seperti berikut. ‘kehidupan tanpa musik bagaikan kehidupan tanpa sinar matahari alias redup’.
  • Taktik promosi. Yang ini paling disukai sama calon pelanggan kita. Siapa coba yang benci sama istilah promosi semacam ini. Free ongkir, Member get member dan Diskon. Yang harus diingat kalau mau ngadain promo kayak gini, ya berapapun potongan yang kita kasih haruslah tetap UNTUNG. Mau ngasih free ongkir, tapi kalau diitung-itung kita cuma balik modal. Yah, percuma dong. Tujuan dari promosi adalah supaya calon pelanggan tertarik dan berbondong-bondong dateng ke kita. Tapi, ingat harus tetap UNTUNG!
  • Saya akan mengatakan sesuatu yang penting. Iya itu kekuatan tambahannya. Sesuatu yang penting. Jelaskan pada calon pelanggan bahwa apa yang kamu share adalah rahasia. Penting dan genting! Sehingga mereka tidak akan mampu untuk melewatkannya.
  • Ada konflik, ada cerita. Saya paling suka nonton Reality Show. Masih inget banget pas jaman SMA tiap malem minggu 7mantengin acara ‘Termehek-mehek’ Trans TV. Tuh acara seru banget. Bisa dibilang seru karena banyak konfliknya. Banyak orang yang berantem di sana. Iyah, itulah alasan kenapa sinetron Indonesia panjang banget episodenya. Karena banyak ibu-ibu yang nonton. Kenapa ibu-ibu suka nonton? Karena banyak konflik. Ada konflik membuat penasaran. Buatlah konten yang menguras emosi pembaca!
  • Gunakan kutipan. Contohnya pas baca surat undangan resmi. Paling sering di bagian bawah surat ada tulisan NB. Dan, lebih sering juga kita acuhkan isi surat tapi mata ini langsung nancep lihat keterangan di NB. Iya ini salah satu trik lho. Saran saya, pesan inti dari tulisan yang kamu buat tulislah dalam bentuk kutipan. Atau sisipkan juga kutipan (testimoni) dari orang penting dan terkenal. Kutipan yang singkat dan relevan!
Advertisements