Rahasia Cara Riset Keyword yang Tepat dengan Google Keyword Planner (Mencari Keyword Yang Tepat)


Ketika membuka sebuah toko online yang menjual produk atau jasa tertentu, pastinya kita ingin berada di peringkat pertama hasil pencarian. Untuk kata kunci yang tepat yang dapat mendatangkan pengunjung yang tepat pula.

Untuk itulah halaman ini dibuat! Untuk memandu kita cara riset keyword yang tepat. Ada beberapa tahapan dalam memanfaatkan Google Keyword Planner. Mari kita bahas satu per satu.

#1 Menangkap beberapa ide awal dari main keyword

Saya sedang mengelola sebuah website yang menjual satu jenis produk. Dan, kira-kira keywordnya “jual tiket pesawat”.

That’s not enough!

Pertimbangkan lagi beberapa keyword yang masih berkaitan dengan keyword utama tadi, dan pilah-pilah mereka berdasarkan search intent. Masih belum begitu paham dengan search intent? Kunjungi lagi yuk!

cara riset keyword

Sekarang perhatikan keyword informational yang masih ada hubungannya dengan tiket pesawat (main keyword). Ketika ada yang mengunjungi website kamu melalui informational keyword, bisa jadi mereka tidak langsung membeli.

Tapi, suatu saat bisa jadi mereka butuh. Dan, langsung landing di halaman kamu. Jadi, tetap sajikan konten berkualitas untuk informational keywordnya. Karena fungsi utamanya adalah untuk menjaring pengunjung dan mengubahnya menjadi pembeli suatu hari nanti.

Untuk mempermudah kita dalam mencari ide, berikut saya lampirkan beberapa pertanyaan panduan.

Informational:

  • Apa permasalahan yang dimiliki oleh target marketmu?
  • Apa yang membuat mereka tertarik membeli produk/jasa yang kamu tawarkan?
  • Permasalahan apa yang diselesaikan melalui produk/jasamu?
  • Apa hal lain yang ingin mereka ketahui disamping produk yang kamu tawarkan?

Commercial investigation:

  • Apa pertimbangan mereka sebelum menentukan pilihan?
  • Informasi apa yang dicari sebelum membeli? (spek, manfaat, harga)
  • Bagaimana cara mereka membandingkan produk sejenis? (terbaik, vs, review)
  • Apa ada kata sifat yang menggambarkan produk/layanan anda? (murah, berkualitas, biru, menyehatkan)

Transactional:

  • Bayangkan kamu akan membeli produkmu sendiri secara online, apa yang bakal kamu cari dari Google?
  • Apakah kamu memberikan diskon, gratisan, dan sejenisnya?

Ada beberapa keyword yang tidak lengkap di dalam tabel di atas, sekarang mari kita lihat versi lengkapnya di tahap selanjutnya.

#2 Gali keyword tambahan di KeywordTool.io

cara riset keyword

Google AutoComplete merupakan layanan Google yang secara otomatis melengkapi kata kunci yang sudah kamu ketik ketika melakukan pencarian.

Kita manfaatkan ini untuk menggali kata kunci dengan bantuan KeywordTool.io. Tool ini berfungsi untuk membantu kita menjaring keyword turunan dari keyword utama yang sudah kita masukkan berdasarkan Google Suggest. cara riset keywordYuk, langsung saja kita praktek!

Masukkan saja kata kunci utama kamu, atur bahasanya dan klik kata pembesarnya. Hasilnya? Check it out here.

cara riset keyword

KeywordTool.io langsung menampilkan 402 keyword dalam hitungan menit! Ruarr biasa. Sangat membantu. Langkah selanjutnya, kamu bisa menyalin semua dan masukkan ke dalam bagan-bagan sesuai dengan jenis kata kuncinya.

#3 Dapatkan volume pencarian di Google Keyword Planner

Kita sudah mengantongi amunisi kata kunci dari Keyword.Tool.io. Dan, sekarang saatnya meluncur ke GKP.

cara riset keywordLangsung pilih Get Search volume data and trends.  Paste keyword yang sudah kamu salin tadi. Pastikan pengaturan negara dan bahasanya ya. cara riset keyword

 

Kita akan diperlihatkan dengan volume pencarian per bulan untuk tiap keyword. Unduh dalam bentuk Excel CSV atau simpan ke Google Drive kalau kamu menggunakan Google Sheets.

cara riset keyword

Selesai sudah cara riset keyword dengan GKP. Masih ada beberapa tool lagi yang bisa kita manfaatkan.

#1 SEMRush – mengintip keyword dari website lain

Ketika harus mengorek-orek ide awal, ada beberapa dari kita yang merasa kesusahan dan kebingunan. Dan, merasa tidak terlalu pede dengan pilihannya.

That’s why SEMRush hadir membantu kita. Dengan tool ini kita, bisa ‘mengintip’ keyword oke dari website kompetitor. Saaya coba untuk login lalu memasukkan website milik Syamsul Alam. Dan, hasilnya seperti berikut.

Untuk melihat hasil yang lebih lengkap, klik View full report. Dan, perhatikan bagian paling kiri. Keyword bernilaai tinggi diperlihatkan untuk kita. Yes! Bisa kita manfaatkan deh!

Ternyata tidak hanya itu, di bagian Organics Competitor kita

cara riset keyword

juga bisa melihat website-website kompetitor lain.

cara riset keyword

#2 Long Tail Pro – mencari keyword berharga yang tersembunyi

Ini harta karun atau apa sih kok pakai acara tersembunyi segala? Bukan-bukan. Tempatnya saja yang tersembunyi. Cara mencarinya pun gak perlu harus naik kapal dan pakai peta segala. Bajak laut kali! hehehe.

Yuk kita balik lagi ke laptop! Intinya, long tail keyword itu kata kunci panjang dengan tingkat persaingan yang rendah daripada short tail keyword. Baca halaman spesial untuk long tail keyword – untuk penjelasan lebih detil.

So?

Untuk kamu yang masih pemula, tidak bisa langsung masuk ke halam pertama hasil pencarian kalau cuma pakai keyword dengan persaingan tinggi. Butuh proses!

Itulah kenapa kita membutuhkan long tail keyword. Incarlah long tail keyword dan, kita bisa dengan cepat masuk ke halaman 1!

Yang penting masuk dulu ke halaman pertama dan mendapatkan banyak pengunjung, dengan begitu Google akan menilai website kita terpercaya.

Prosesnya bertahap! Setelah masuk ke membidik long tail keyword, selanjutnya kita bisa mendapatkan rangking untuk keyword yang persaingannya lebih sulit.

Karena untuk saat ini saya tidak begitu membutuhkan tool ini, jadi kita tidak akan membahasnya lebih lanjut. Tapi, untuk kamu yang tertarik bisa download di sini versi Long Tail Pro.

#3 Term Explorer – analisa banyak keyword sekaligus

Perbedaan mendasar:

Term Explorer berbasis web dan dibayar per bulan.

Long Tail Pro adalah software desktop dan di bayar sekali seumur hidup.

cara riset keyword

Kedua tool di atas memiliki dasar fungsi yang sama. Berikut contoh hasil analisa dari Term Explorer.

#4 MozBar atau SEOQuake – untuk yang lebih suka manual

Saya suka nih yang gratisan! Karena belum jadi manager, cari yang gratisan dulu. hehehe. Gak gitu juga sih! Gratisan lebih simpel karena bisa langsung dicoba. Let’s give it a try!

Kedua tool ini akan menampilkan data-data seperti jumlah backlink, Page Authority, Domain Authority, dan lain-lain ketika kita melakukan pencarian di Google.

Kita bisa memanfaatkan tool ini untuk menemukan keyword yang bagus. Tapi, tidak otomatis! Karena harus melakukan pencarian satu per satu di Google. Oke, sampai di sini dulu penjelasannya. Saya mau lanjut untuk instal MozBar dulu.

SEE YOU . . .

Advertisements