Tahukah Kamu Cara Analisa Persaingan untuk Mengetahui Tingkat Kesulitan Keyword?


cara-analisa-tingkat-kesulitan-keywordBeberapa dari kita terbiasa memperhatikan menu Competition di Google Keyword Planner. Padahal hal ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan SEO. Competition di sana merupaknan tingkat kesulitan dari iklan AdWords.

Jangan gunakan sebagai patokan untuk SEO.

High menunjukkan dalam kata kunci tersebut banyak iklannya, sedangkan low berarti sedikit atau tidak ada iklan.

#1 Instal MozBar atau SEOQuake

Salah satu cara untuk melihat tingkat kesulitan sebuah keyword adalah dengan melihat apakah website yang ada di halaman 1 itu website besar atau tidak.So, unduh dan pasang salah satu tool di bawah ini.

Keduanya gratis! Asyik kan? Setelah terpasang, cobalah melakukan pencarian di kotak Google. Maka, tampilannya akan seperti ini untuk MozBar.

cara-analisa-tingkat-kesulitan-keywordDan, seperti ini untuk SEOQuake. cara-analisa-tingkat-kesulitan-keyword

#2 Lihat angka PageRank (PR) atau PA & DA

cara-analisa-tingkat-kesulitan-keyword

#Definisi:

PageRank atau PR merupakan angka dari 0-10 yang memperlihatkan seberapa tinggi reputasi suatu website menurut algoritma yang dibuat resmi oleh Google. N/A menunjukkan website tersebut belum punya PageRank.

Namun sayangnya angka PR sekarang sudah tidak diperbarui lagi.

PA (Page Authority) merupakan angka yang dibuat oleh Moz dari 0-100 yang menunjukkan seberapa tinggi reputasi sebuah halaman website. Bukan angka resmi dari Google, tapi algoritmanya dibuat supaya mendekati.

Sedangkan DA (Domain Authority) mirip dengan PA tapi untuk keseluruhan domainnya. Bukan dihitung per halaman.

Jadi semakin tinggi PR, PA, dan DA, semakin sulit persaingannya.

Dan, keyword yang menghasilkan website-website dengan angka PR, PA, dan DA yang rendah biasanya persaingannya mudah.

“MUDAH” di sini adalah PA dan DA di bawah 25.

Wait, ternyata tidak itu saja. Kita lanjut bahas angka-angka selanjutnya.

#3 Lihat jumlah dan kualitas backlink

cara-analisa-tingkat-kesulitan-keyword

Backlink tidak hanya mempengaruhi peringkat website di mesin pencari, tapi juga mempengaruhi angka PA, DA dan PR.

Jadi, kesimpulan awalnya adalah semakin banyak backlink berarti semakin sulit persaingannya.

Untuk SEOQuake:

  • L: jumlah backlink ke halaman tersebut
  • LD: jumlah backlink ke keseluruhan domain

Untuk MozBar:

  • Kiri: jumlah halaman yang memberikan backlink ke halaman tersebut
  • Kanan:  jumlah halaman yang memberikan backlink ke keseluruhan domain

Sedangkan RDs (root domains) berarti jumlah domain yang memberikan backlink.

Misalnya di kapanlagi.com ada 2 artikel yang memberikan link ke dua halaman berbeda di safitrirahayublog.wordpress.com. Maka, angka yang ditunjukkan oleh SEOQuake jadi 1 di L, 2 di LD dan masing-masing 1 RDs.

Amount is not enough!

Karena pada kenyataannya, banyak yang melakukan cara licik atau black hat SEO. So, backlinknya terlihat banyak, PA/DA-nya besar. Jadi, klik saja angka tersebut untuk melihat backlinknya.

Misalnya kamu melihat di sana jumlah backlinknya banyak tapi topiknya tidak ada hubungannya sama sekali dengan halaman tersebut, berarti persaingan tergolong mudah.

#4 Lihat judul dan topik kontennya

Kecocokan antara apa yang dicari oleh pengunjung melalui kata kunci dengan hasil pencarian yang ditunjukkan oleh Google adalah yang paling penting.

Google selalu ingin menampilkan sesuatu yang relevan dan memuaskan hati pengunjung. Tapi, ternyata masih tersedia ruang untuk kita para pemula. Karena ada juga kata kunci yang belum tersedia untuk konten yang sesuai.

Misalnya:

cara analisa tingkat kesulitan keyword

Pengunjung menginginkan mesin pencari menampilkan sebuah informasi dimana dia bisa belajar cara membaca matahari supaya bisa mengetahui jam berapa sekarang.

But, the result is . . . so far from the willingness of the visitor.

Tidak terlalu relevan kan? Kalau kita bisa membuat konten yang relevan dengan yang diingankan oleh visitor tersebut, kita bisa jadi nomor satu di hasil pencarian dalam hitungan hari!

#5 Lihat langsung kualitas konten dan websitenya

Kita bisa memanfaatkan strategi ini tanpa bantuan dati tool apapun.

Google hanya akan menampilkan website dengan konten berbobot di posisi puncak. Karena hal itu membuat pengunjung puas! So, the key is quality! Yes, only for the best content with a perfect quality. Untuk mengecek kualitas sebuah website dan kontennya, kunjungi masing-masing yang ada di halaman pertama.

Bagaimana? Kamu yakin bisa membuat konten yang lebih baik? Berarti persaingannya mudah!

APA???!! Kamu tidak merasa pede bisa membuat konten yang lebih baik? Ya sudah lupakan, berarti persaingan untuk keyword tersebut sulit. All depends on you.

Analisa banyak keyword sekaligus

Manfaatkan Term Explorer untuk melakukan analisa ribuan keyword yang sudah kamu kumpulkan di tahapan belajar riset kata kunci sebelumnya. Tool ini membantu kita untuk menghancurkan keyword-keyword yang terlalu sulit.

Misalnya:

cara analisa tingkat kesulitan keyword

Skalanya 1 – 10. Dengan sekali klik saja kita bisa mengantongi 2 kata kunci dengan persaingan yang levelnye mudah (meskipun ada yang tidak layak).

Term Explorer juga memiliki fungsi seperti Google Keyword Planner yang bisa dimanfaatkan untuk mencari kata kunci baru dan volume pencarian per bulannya.Versi gratisnya boleh dicoba tuh!

 

Advertisements