Rahasia Menjaring Followers dan Like di Instagram, Twitter, dan Facebook (Meningkatkan Jumlah Follower)


Punya banyak follower atau likers baik di Twitter maupuan FB setidaknya memberikan 3 manfaat untuk kita:

  1. Otoritas – dipercaya sebagai orang yang ahli
  2. Pengaruh – ide yang kita tanamkan menyebar luas
  3. Penjualan – jelas, banyak orang = banyak pembeli

strategi social media marketingIri kan? Boleh Boleh Boleh. Lhoh gimana sih? Iri kan tergolong dosa.

Siapa bilang? Yang membuat dosa itu cara menyikapinya. Kali ini kita boleh iri dengan syarat: iri itu mendorong kita untuk bergerak maju! Sudah siap untuk menantang dirimu supaya mendapat banyak likers? Siap-siap tangan melepuh nih banyak banget strateginya! hehehe

Konten yang bermanfaat

Konten bermanfaat = keberhasilan!

Caranya gini, tiap kali kamu membuat postingan, coba tanya dirimu sendiri: “Dengan post ini apakah orang-orang akan merasa bermanfaat atau malah terganggu atau malah gak bakal digubris?” Ini pengalaman saya sendiri, saya paling males ngomongin kebaikan orang lain. Jadi, kalau ada orang ngepost ngomongin kebaikan diri sendiri, kita bakalan males untuk menyumbang perhatian.

Kalau kamu orang terkenal sih gak apa-apa. Tapi, kalau baru mulai pastikan konten kamu bermanfaat dalam arti berguna, menghibur, lucu, informatif, dan lain-lain. Intinya, orang lain harus mendapatkan ‘nilai’ dari post anda.

Konten yang bisa dibawa pulang

Bisa disalin dan dibuka sewaktu-waktu meskipun kita sedang offline.

File ini bisa berupa Ebook, presentasi, dokumen, audio atau video yang bisa diunduh secara gratis.

Munculkan opini yang ngehits (ngetren)

Manusia jaman sekarang hobinya ngepoin orang lain! Baik itu temen sendiri, keluarga apalagi artis favorit mereka. Itulah salah satu alasan kita aktif di sosmed. Karena ingin selalu update berita terbaru.

Kalau untuk berita terupdate mungkin kita kalah cepat dengan reporter, kuncinya ya berikan opini!

Berikan pendapat kamu. Pendapat yang bisa membantu orang lain untuk bertindak atau bersikap ke arah yang lebih baik.

Retweet konten yang menarik dan relevan

Kalau kita melakukan retweet, poin baik untuk kita adalah:

  • Menyumbang konten yang bagus kepada follower
  • Mendapatkan reaksi positif dari pemilik tweet

Ingat ya lakukan retweet hanya untuk post yang sesuai dengan bidang kita.

Tulisan doang? Jangan, jangan, jangan!

Berdasarkan fakta, post di social media yang berupa teks hanya bisa menjaring interaksi yang kecil dibandingkan jenis lain. Foto, video, link, hashtag, semuanya lebih bisa menarik orang lain.

Tweet yang mengandung URL (foto dan video) mendapatkan jumlah retweet mencapai 35% lebih banyak dibandingkan teks biasa.

Hashtag pun lebih populer.

Untuk FB link-lah yang paling juara. Jadi, carilah link yang mengandung bacaan, foto yang cakep. Jangan cuma sekedar teks!

Jadwalkan post pada jam-jam ideal

Percayakah kamu kalau saya berkata, beda jam beda hasilnya.

Jam ideal ituketika follower aktif tinggi tapi jumlah postingan dari pengguna sosmed lain sedikit. So, postingan dari kita lah yang paling banyak mendapatkan perhatian.

strategi social media marketingJadikanlah bagian Asia dan Australia sebagai patokan.

Sedangkan untuk FB kamu bisa lihat inforgrafis di bawah ini. Pengguna FB yang mencari hiburan, bisa jadi paling sering aktif pada waktu weekend. Sedangkan, yang memanfaatkan FB untuk urusan bisnis akan aktif di hari kerja juga.

Solusi untuk kamu cobalah sendiri lalu analisa melalui facebook fans page. strategi social media marketing

Saya kasih juga waktu terbaik untuk posting di instagram: Sore dan tengah malam adalah waktu yang paling ideal.

Follow mereka yang mungkin akan tertarik dengan post kamu

Kaget bukan kepalang! Beberapa waktu lalu saya mem-follow akun Daehan-Minguk-Manse. Iya mereka artis cilik yang ngehits di Korea Selatan. Terus apa yang bikin kaget?

Karena selang beberapa waktu, ada beberapa akun yang fokus untuk menjual aksesoris produk korea pada follow saya. Oh gini nih triknya!

Bahkan, dikutip dari Quicksprout, prosentase follow-back di Twitter mencapai 20%:

strategi social media marketing

Karena saya sudah paham trik ini dan karena saya juga tidak begitu tertarik untuk berbelanja online, ya saya tidak folback mereka. hehehe. (gak usah di rewes statement yang ini)

Terapkan juga trik follow ini untuk akun instagram kamu, karena hampir mirip kan pengoperasiannya.

Pelajari macam-macam post di social media

2 jenis orang yang aktif di social media:

  • Informers: hobinya berbagi informasi
  • Meformers: hobinya berbagi informasi, tentang dirinya sendiri

Yang patut kamu ketahui, bahwa tipe pertama lebih banyak mendapatkan follower daripada tipe kedua.

Pada sebuah penelitian menyatakan bahwa keberadaan informer hanyalah sebesar 20%. Jadi, 80% sisanya lebih suka curhat!

Ini nih saya kasih tahu contoh postingan mereka:

  • Sharing informasi: “Bacaan bagus tentang kasus korupsi pemerintah [link]”
  • Promosi: “Ini artikel saya tentang HP Android [link]”
  • Opini/komplain: “Lagu ini bagus banget, gue banget [artis]”
  • Pernyataan: “Lebih asyik tinggal di Jogja daripada di Kudus”
  • Lagi apa: “Huff, capek bener abis nguli”
  • Pertanyaan ke follower: “Nanti sore enaknya nongkrong kemana ya tweeps?”
  • Muncul: “Akhirnya balik lagi ke Jakarta”, “Malem semuanya!”
  • Kisah sendiri: “Aduh gak bawa jas hujan, ngiup dulu deh”
  • Kisah orang lain: “Kamvret tuh orang naek motor kenceng bener. Ini kan jalan desa. Dipikir lagi shooting Anak Jalanan apa!”

Sekarang, tiap kali mau post sesuatu tengok lagi kategorinya. Pastikan juga apakah murni tentang diri sendiri atau pengguna sosmed lain juga bisa memetik manfaatnya.

Profil lengkap, profil asyik!

Sering curiga gak sama akun yang profilnya kosongan?

strategi social media marketing

Apalagi yang namanya aneh-aneh kaya gini, selain sulit untuk dieja, istilah alay dan tidak profesional pun akan menancap di akun mereka. (Maaf aja nih buat temen yang saya jadiian contoh)

Jadilah pribadi yang menyenangkan!

Saya mem-follow orang lain di sosmed dengan tujuan untuk mendapatkan hiburan biar gak bosen. Jadi, buatlah profil kamu semenarik mungkin.

Buat deskripsi/bio yang menarik. Kalau memang bisa dibuat lucu, buatlah jadi lucu.

Terapkan kata kunci relevan di profil

Kalau lagi kangen sama artis favorit, saya lebih suka kepoin sosmednya. Pertama, ya saya buka dulu akun FB saya dan ngetik namanya deh di menu pencarian. Dan, ini gak cuma terjadi sama saya aja. Banyak orang yang mencari orang lain melalui sosmed.

Seperti yang diterapkan Ippho ‘right’ Santoso ini nih, beliau menerapkan kata kunci relevan untuk akunnya.

strategi social media marketing

Minta retweet/like/share

Dengan meminta para follower untuk melakukan retweet/like/share, maka akan lebih banyak yang melakukan dibandingkan kalau tidak sama sekali.

Perbedaannya sekitar 4x lipat!

Dan, pakailah statement yang sopan. “Please retweet” lebih baik daripada “please RT”.

Kuncinya kamulah yang harus aktif untuk mempromosikannya.

Logo sebagai foto profil? Ih gak banget!

Kalau akun perusahaan sih silahkan aja. Hal ini karena mereka sudah terkenal dan penampakan profesional untuk perusahaan mereka ya akun dengan logo. Tapi, kita jangan ikut-ikutan.

Karena kita lebih suka mem-follow manusia dengan kepribadian daripada bisnis yang kerjaannya promosi

Mention orang yang punya banyak follower

Me-mention orang terkenal itu agak ngeri. Saya sudah sering melakukan ini tapi tidak ada hasilnya, tidak pernah digubris. Yah, karena saya melakukannya cuma iseng-iseng doang. hehehe.

Eh ternyata di sini ada triknya. Contek ah!

  1. Link bacaan yang kira-kira menarik bagi mereka
  2. Bertanya tentang pendapat mereka
  3. Kisah tentang mereka yang baru anda ketahui
  4. Pendapat anda tentang post mereka (bukan cuma respon)
  5. Konten dari website mereka + pendapat anda

5 poin di atas itu patut kamu sisipkan tiap kali akan me-mention orang terkenal. Kenapa harus sih? Karena kita bisa mendapat follower secara instan.

Bicara 2 arah dengan para follower

Ternyata ada 2 alasan orang mau melakukan retweet/like/share untuk post kamu.

  • Bagus/menarik
  • Hubungan denganmu

Hah? hubungan apa nih maksudnya?

Iya kedekatan kita maksdunya dengan penulis. Contohnya gini nih, ada 2 orang yang follow kamu. Mereka membuat post yang sama. Tapi, kamu merasa lebih dekat dengan orang kedua. Kalau gitu saya like atau share post milik orang kedua saja.

Kuncinya ada di bangun kedekatan dengan follower kamu, seolah-olah kamu membuat akun hanya untuk dia.. ceilehh. Hal ini dimaksudkan supaya lebih interaktif saja.

Ciptakan blog sendiri

Inilah alasan kenapa blogger punya banyak follower:

  1. Mempunyai konten yang lebih bagus untuk dishare dari blognya
  2. Blog lebih mudah untuk mendapatkan pengunjung daripada akun sosmed
  3. Social media dan blog bisa saling membantu

Jadi, buatlah blog kamu sendiri!

Kalimat motivasi penggugah emosi!

Asyik..hehehe. Kata mutiara dan motivasi biasanya sering mendapat retweet. Tapi, jangan asal copy-paste dari orang terkenal. Pakailah kata mutiara atau kalimat motivasi yang jarang orang tahu.

Caranya dapetnya gimana tuh? Sering-seringlah membaca artikel/buku. Nemu kalimat yang gaul? Udah posting saja.

Yang paling bisa menyentuh perasaan orang lain adalah kalimat motivasi yang terkait langsung dengan permasalahan hidup. Pakai kalimat sendiri, supaya pengguna sosmed lebih paham.

Monitor percakapan yang sesuai keyword

Saya punya akun Twitter yang berisi tips merawat wajah yang berjerawat. Suatu hari di sebuah negeri antah berantah ada dua pengguna sosmed yang sedang mengeluh mengenai wajahnya yang sulit bersih dari jerawat.

strategi social media marketingTaaaraa,, saya datang bak pahlawan kesiangan beserta akun Twitter. Karena saya datang pada waktu yang tepat, jadi kemungkinan saran saya untuk digubris lebih besar.

Inilah yang kita lakukan, memonitor keyword.

Pertama-tama, daftar akun di tool gratis bernama Warble.

Masukkan keyword yang kamu ingin dapatkan pemberitahuannya. Misalnya kalau akun tentang tips merawat wajah berjerawat tadi, keywordnya seperti ini:

  1. kulit wajah
  2. berjerawat
  3. perawatan wajah, dst.

Setelah itu, anda akan dikirimkan email sekali sehari setiap kali ada yang menyebutkan keyword tersebut di Twitter.

Waspada Kultwit!

Kuliah twit. Itu dia kepanjangannya. Maksudnya dalam suatu  sesi itu si pemilik akun bakal membahas suatu topik dalam beberapa tweet yang isinya berhubungan. Seperti yang dilakukan Ippho Santosa nih contohnya. strategi social media marketing

Beliau melakukan kultwit terkait bukunya sendir yaitu ‘7 Keajaiban Rezeki’.

Efektif? Bisa jadi.

Tapi, harus tetap waspada. Kenapa? Inilah yang harus kamu pehatikan:

  • Apakah follower membutuhkan informasi tersebut?
  • Apakah mereka bakal tertarik?
  • Apakah isinya terlalu panjang?

Jangan lebih dari 10 tweet. Kalau lebih dari itu, akan seperti ini reaksi mereka:

“Apaan sih nih! Ganggu banget. Gue unfollow baru tahu rasa kamu”. hehehe.. itu cuma ilustrasi aja. Jangan lupa ajak follower kamu untuk berpartisipasi. Bisa dengan mengajak mereka berpendapat tentang tweet kamu, atau dengan mengajak mereka memberikan tips/ilmu/cerita sesuai topiknya.

Keseringan promosi membuat follower kabur

Isinya promosi doang. Males follow ah! Karena tujuan mereka akses sosmed itu untuk ini nih:

strategi social media marketing

Kalau mau promosi ya berikanlah sesuatu semacam diskon atau barang gratisan!

Kasih solusi untuk mereka!

Manfaat yang terbaik adalah SOLUSI!

Kalau kita bisa membagikan solusi atas permasalahan mereka, dijamin mereka akan loyal!

Ini cara yang bisa kamu pakai untuk mencari konten solusi:

  1. Tentukan satu permasalahan utama dari follower kamu
  2. Cari di Google, solusi yang populer
  3. Buat versi sederhana yang bisa langsung diterapkan oleh mereka (WAJIB)
  4. Post

Share konten milik orang lain

Kenapa harus milik orang lain? Karena membuat post di sosmed dengan kualitas dan kuantitas yang cakep itu gampang-gampang susah. Kuncinya ya bagikan saja konten orang lain.

Pas kamu lagi berselancar di internet terus nemu konten oke yang sesuai dengan brand kamu, simpan linknya. Saat kekurangan ide, post link tersebut ke akun kamu.

Follower kamu akan tetap mendapatkan ‘makanan bergizi’ untuk otak! Selain itu, secara tidak langsung kamu juga bisa menjalin hubungan dengan akun yang kontennya kamu post tadi.

Pancing kontroversi, buat pendapat yang bertentangan

Jangan sembarangan membuat post yang kontroversial! Tetap harus masuk akal dan bisa diterima sebagian kalangan. Post kontroversial berfungsi untuk menjaring orang-orang tertarik dengan akunmu. Dijamin bakal dapat banyak likers, followers dan share!

Tweet lebih dari 9x sehari dengan panjang 71-100 huruf

Makin banyak tweet per harinya, makin tinggi followernya. Yang perlu kamu perhatikan adalah rentang waktu dan pilih waktu yang optimal.

Panjang optimal sebuah tweet adalah 71-100 huruf, tidak termasuk link.

Post 1-2x sehari di Facebook dengan panjang 40 huruf

Jangan sering-sering kalau di FB. Karena Facebook punya filter algoritma. Tidak semua post yang kamu buat akan masuk ke pemberitahuan para follower. Hanya 1-2 per hari yang akan masuk. Jadi, kalau lebih dari itu ya percuma tak berguna.

Oleh karena itu, buatlah datu post saja! Tapi, harus yang berkualitas.

Untuk panjang post di FB sebenarnya tergantung dari isinya. Kalau isinya memang panjang, ya biarin panjang. Tapi kalau isinya pendek, jangan dibuat panjang.

Post 1-2x sehari atau lebih di Instagram

Konten di Instagram itu wajib berkualitas tinggi. Kalau tidak, maka follower kamu bakal kabur.

Buat sesi tanya jawab dengan follower

Pernah lihat fitur rekomendasi dari Twitter seperti berikut?

strategi social media marketing

Misalnya follower kamu sering berinteraksi melalui akun di Twitter, maka kamu akan mendapatkan rekomendasi untuk mem-follow akun tersebut.

So:

Kalau follower kamu banyak berinteraksi dengan kamu, maka teman-teman mereka akan mendapatkan rekomendasi untuk mem-follow akun kamu.

Triknya, buatlah sesi tanya jawab! Karena para follower akan me-mention kamu. Makin sering muncul, makin asyik.

Post yang berisi anjuran/larangan

Pas lagi ada isu hangat, buatlah post dengan tipe ‘anjuran/larangan’. Jumlah sharenya akan lebih banyak daripada biasanya. Dijamin!!!

Pelajari dan manfaatkan fitur analytics

Kalau di Facebook, namanya Insights. Kita bisa mengecek jam berapa dan hari apa yang optimal untuk menerbitkan post baru:

strategi social media marketingKita juga bisa mengecek post mana yang mendapatkan paling banyak Reach dan Engagement:

strategi social media marketingKalau udah ada data-data empiris gini kan kita bisa merancang strategi yang efektif untuk post berikutnya.

Di Twitter pun demikian, kita bisa melihat tweet mana yang paling populer:

strategi social media marketing

Pahami dan optimalkan tujuan setiap jenis post

Ada beberapa tujuan post di social media:

  • Menghibur
  • Mendidik
  • Menginformasikan
  • Menyelesaikan masalah
  • Menjawab
  • Menjual
  • Mendapatkan klik

SATU post hanya boleh punya SATU tujuan.

Jangan dicampur-campur antara post menghibur dengan post jualan! Bikin Kacau.

Sebelum post, pastikan dulu tujuannya. Gunakan bahasa, gambar/video, dan waktu yang tepat untuk tujuan tersebut.

“Apakah saya sudah layak?”

Kebanyakan isi dari sebuah Facebook fans page kalian adalah seperti ini:

  • Hampir semua hanya berisi tentang produk yang dia jual
  • Foto produk, harga produk, diskon, belinya dimana, nomor telepon untuk beli, dan lain-lain

Paling males gabung sama facebook fans page seperti ini. Karena kita gabung di sebuah grup bukan untuk mencari informasi sebuah produk.

RT/Like/Share post dari follower yang sering berinteraksi dengan kamu

Pasti ada beberapa akun yang rajin ngikutin kamu dengan cara berkomentar, membagikan atau memberikan like untuk post kamu. Mereka kunci keberhasilan kamu.

Berikanlah apresiasi untuk mereka berupa retweet, like, atau share dari kamu. Kalau udah gini mereka bakal tersanjung dengan apresiasi kamu dan makin semangat untuk merekomendasikan post kamu.

Jangan menjual apapun sampai mencapai target!

Akun sosmed yang sudah populer menerapkan larangan untuk jualan. Beneran.

Jadi, yang harus kamu lakukan adalah menentukan target tertentu untuk follower di Twitter, FB atau IG. Misalnya 3000 follower (tergantung industrinya masing-masing). Kalau belum mencapai angka 3000, jangan promosikan apapun. Fokus dulu pada berbagi manfaat.

Tapi, kalau udah gak tahan pingin jualan boleh deh. Saya kasih rumus 10:1. Setiap 10 kali membuat post baru, hanya 1 di antaranya yang boleh mengandung penjualan.

Masih ada tool lain yang bisa kamu coba, Canva. Tool yang kedua ini fungsi dan fiturnya lebih lengkap. Cocok untuk membuat gambar yang kompleks.

Hashtag ada fungsinya, bukan untuk main-main!

Awalnya saya pikir juga begitu. hehehe. Tapi, kalau dianalisa lebih jauh ternyata bisa bermanfaat. Karena fitur hashtag ini bisa membuat post kamu menjangkau lebih banyak orang.

Manfaatkan saja RiteTag. Setelah meng-install extension-nya (untuk Chrome dan Firefox) kamu bisa mengecek seberapa populer hashtag yang bakal kamu terapkan di post di FB atau Tweet di Twitter.

Fungsi lainnya juga ada:

  1. Menambahkan emoji
  2. Menambahkan gambar GIF
  3. Mencari gambar yang cocok
  4. Mencari akun populer yang relevan

Jadilah manusia, jangan jadi robot!

Bisnis memang membutuhkan akun yang terlihat profesional dan formalitas, tapi tetap pakailah gaya bicara manusia. Jangan terlalu kaku.

Karena aku dan baku itu beda, baku belum tentu kaku.

Tool otomatisasi penambah follower = HARAM

Jangan pernah gunakan. Karena tujuan kita bukan untuk sekedar mengejar jumlah follower. Kita mencari orang yang benar-benar tertarik yang mau membeli produk kita.

BAHAYA loh. Tool ini bisa membuat akun sosmed kamu mem-follow secara otomatis orang-orang yang tidak kamu kenal dan membuat post otomatis tanpa sepengetahuanmu.

Gunakan plugin Social Locker

Kunci beberapa konten kamu. Untuk pengunjung yang benar-benar tertarik dan penasaran dengan konten yang kamu kunci tadi, minta mereka untuk melakukan like/share.

Maksa deh! Biasanya saya langsung tutup dan gak jadi baca konten semacam gini. Tapi, gak apa-apa lah. Bagi orang yang memang tertarik dan penasaran pasti mereka bakal like/share kok.

strategi social media marketingCaranya? Terapkan saja plugin untuk WPmu: One Press Social Locker (Gratis).

Buat post yang ‘pendapat kamu’

Dijamin kamu bakal dapat 100% lebih banyak komentar.

Banyak komentar = banyak yang melihat, follower jadi nambah deh!

Gunakan tag lokasi untuk post di IG

Tambahkan lokasi tiap kali kamu upload gambar di IG. Karena dengan begini foto kamu bakal muncul di daftar foto-foto yang diupload dari lokasi tersebut.

Post kamu jadi lebih mudah ditemukan oleh orang lain.

Dapatkan endorsement dari seleb IG

Maksudnya seperti ini:

  1. Cari satu (atau lebih) pengguna IG yang followernya banyak (bisa artis betulan, bisa juga tidak)
  2. Lihat apakah mereka menerima endorsement, biasanya ada emailnya
  3. Hubungi email tersebut
  4. Kirimkan produk kamu, kalau diterima
  5. Dalam beberapa hari mereka akan mengupload foto produk kamu beserta komentar

Jangan kaget kalau kamu tiba-tiba dapat follower atau bahkan pembeli langsung. Kalau anda ingin belajar lebih lanjut mengenai endorsement, silahkan ikuti thread ini di Kaskus.

Yang gelap buang aja ke laut!

Maksudnya apa nih? Perhatikan gambar berikut ini:

strategi social media marketingFoto terang lebih banyak mendapatkan like daripada yang gelap.

ATURAN unggah foto di Instagram

  • Foto yang menggunakan 1 warna dominan mendapatkan 17% like lebih banyak daripada foto yang berwarna-warni.
  • Warna biru lebih unggul daripada warna kemerahan, jumlah like-nya 24% lebih banyak.
  • Gunakan warna lembut (tidak mencolok)
  • Hindari filter/mode edit pada IG. Kalau mau, pakai saja aplikasi edit foto secara terpisah.
  • Pakai foto yang memberikan kesan ramai.
  • Foto wajah manusia juga boleh. Like dan komentarnya sendiri mencapai 35%.
  • Ini tidak berlaku untuk semuanya. Tergantung dari apa yang ada di dalam foto.

Aplikasi gaul untuk memperindah foto dari smartphone

Daripada pakai mode edit bawaan IG, lebih baik pakai aplikasi berikut untuk mengedit fotomu:

  • VSCO: app terbaik untuk mengedit foto (iOS/Android)
  • Over: Menambahkan teks ke gambar (iOS/Android)
  • Layout: menggabungkan lebih dari 1 gambar (iOS/Android)

Hati-hati kalau mau pakai hashtag di IG

Fakta menyebutkan semakin banyak hashtag semakin tinggi jumlah like dan komentarnya. Tapi, penerapannya harus lebih berhati-hati.

HARUSLAH ADA KAITANNYA!

Hashtag buatan anda sendiri? Kenapa enggak

Trik ini sudah sangat sering dipraktikkan oleh beberapa penjual barang online. Salah satu teman saya menciptakan produk delivery makanan dengen nama ‘geprekan’. strategi social media marketing

Setiap kali ada pemesanan, langsung deh dia foto tuh pesanan. Upload di sosmed pakai hashtag kreasinya sendiri #geprekan #spesial #ayamgeprek dll. hhehehe.

Langsung jadi viral loh. Sambil nyebut nama si konsumen! Gak cuma si produsen, begitu juga dengan konsumennya yang senang dengan rasa dan pelayannya akan melakukan hal yang sama. #geprekan. Asikk!

Post ulang foto-foto yang di-post sama follower kamu

Untuk semua sosmed! Facebook, Twitter, dan Instagram. 65% dari orang yang aktif di sosmed menyatakan bahwa mereka merasa bangga apabila brand yang mereka follow me-mention nama mereka.

Buatlah mereka bangga! Gampang banget caranya:

Tiap kali ada yang menerbitkan post berisi foto mengenai produk atau jasamu, post ulang di akunmu sendiri dan sertakan tag/mention ke akun mereka.

Selanjutnya akan bermunculan orang-orang lain yang juga akan ikut mengupload foto-foto yang berisi produkmu.

 

Advertisements