Bagaimana Mendongkrak Omzet Hanya dengan Line? (Line Marketing)


Saya pernah punya akun LINE! Tapi sekarang tidak lagi. Sampai dengan hari ini saya juga belum tertarik untuk kembali mengaktifkan akun LINE tersebut. Pingin tahu alasan saya? Kalau gak pingin ya udah cabut aja..hehehe. Kalau masih pingin lanjutkan sampai habis.

line marketingAda beberapa alasan. Yang pertama saya merasa Line ini cukup mengganggu. Kenceng banget iklannya. Sekalinya smartphone bunyi dengan nada dering khas Line, eh pas dibuka ternyata si Cony! Sebel tingkat barbie gak tuh.

Udah dibelain lari gara-gara HP bunyi, dipikir gebetan, ternyata eh ternyata Browny.

Selain itu, tidak banyak teman saya yang memanfaatkan aplikasi ini. Jadi, mau chat sama siapa? Ini alasan pribadi saya saja sih gak perlu diperhatikan.

Tapi, kali ini saya ketemu dengan sebuah Ebook karya Andika Putra yang berjudul Line Marketing. Oke, kita mulai saja bahas secara mendalam untuk tiap babnya. Siapa tahu bisa merubah persepsi saya tentang Line.

#1 Line Mesin Uang Masa Depan

Pada bab pertama kita akan diperkenalkan dengan beberapa kelebihan fitur Line. Jika dibandingkan dengan aplikasi media sosial yang lain, seperti Facebook, Twitter, Instagram dan G+.

Kelebihan yang dipaparkan antara lain Timeline Post, Like, Share, Post Text Only atau Picture dan masih banyak lagi. jualan lewat line

#2 Raup Omzet Ratusan Juta dengan Line

Andika Putra memulai bisnis online dengan memanfaatkan Line ini tidak dengan sengaja. Pada awalnya ada sebuah akun di kontaknya yang melakukan share di Line.

Iya cuma karena share tersebut, feeling berbisnis melalui media sosial yang akrab dengan ikon Cony dan Brown itu langsung ‘bangun’. Hingga pada 2015, juragan keripik kentang ‘CEUTETY’ ini bisa masuk di timeline Line Event karena 100 juta pertamanya yang dihasilkan dari Line.

#3 Ilmu Penting Bikin Gendut Rekening

Kalau menurut saya pribadi, Line ini lebih cocok untuk dimanfaatkan anak-anak, remaja dan dewasa yang berjiwa labil..hehehe. Karena ini adalah media sosial yang cukup menghibur dibanding yang lain. Warna-warni, gaya bahasa santai dan emoticon kreatif nan lucu.

jualan lewat lineGimana gak bikin ngakak dan nyedot banyak perhatian coba? Saya sendiri sangat ingin kembali ke Line pas tahu kalau aktor Korea Selatan favorit saya nongol di Line.

Tapi, itu nantilah. Sekarang kita kembali lagi ke topik awal. Bagaimana sebuah akun bisa mendongkrak omzet. Tentu saja ada beberapa strategi yang harus kamu terapkan di sini.

Pertama, unduh dulu aplikasinya di Playstore. Wajib punya dong? Mau ambil manfaatnya tapi kagak ada aplikasinya. Yah, percuma tak berguna.

Tampil profesional dengan profil andalan

jualan lewat lineDi sini kamu bisa menentukan nama, foto profil dan status yang ingin kamu bagikan.

Aplikasi Line juga menyediakan fitur tambah teman yang bisa kamu undang melalui email, sms, whatsapp atau Facebook. Eh, bisa juga undang teman melalui kode QR semacam ini:

jualan lewat lineA Unique Line ID: Hanya ada satu di dunia!

Line ID merupakan ID khusus yang kamu buat sendiri. Jadi, misal ada teman yang tidak punya nomor HPmu, mereka masih tetap bisa invite untuk chat di Line kok. Caranya? Ya, dengan Line ID tersebut.

Tapi, sayangnya Line ID ini tidak bisa terlihat oleh orang lain karena memang tidak ditampilkan. Jangan galau dulu! Ada solusinya kok.

Manfaatkan fitur ‘Send Contact Info yang sudah dipersiapkan Line untuk kita. Dalam fitur tersebut, kamu bisa mengirim informasi kontak salah satu kontak temanmu.

Personal chat atau chat rame-rame? Pilih sesukamu

Sama seperti aplikasi media sosial yang lain, Line memberikan kita kemudahan dan kenyamanan untuk menikmati obrolan. Mau chat si doi secara pribadi? Bisa. Dan, tersedia pula indikator untuk mengetahui apakah obrolan kamu itu sudah dibaca atau belum.

Multi chat atau chat rame-rame? Bisa juga. Biasanya yang paling hobi memanfaatkan fitur ini ya para cewek-cewek. Omongin orang di belakang. #eehhh.

Akan lebih baik kalau multi chat ini dimanfaatkan untuk hal yang positif-positif aja ya girls!

Sebelum kirim foto, edit dulu pakai ailis!

jualan lewat line‘Selamat pagi cinta’

Oopss, jangan baper buat kamu yang lagi baca. Itu bukan untuk Anda. hehehe.

Itu salah satu keunggulan Line. Kamu bisa mengirim ucapan ‘met pagi’ untuk pasangan dengan voice message. Mau bikin momen seru sama teman-teman multi chatmu? Bangun tidur, masih belekan, rambut acak-acakan..selfi aja. Terus kirim tuh gambarmu ke mereka.

Semua bentuk pesan bisa.

Ungkapkan uneg-unegmu di sini!

Kamu bebas mengungkapkan apapun di timelinemu sendiri. Bentuknya bermacam-macam pula. Untuk post berupa teks, bisa kamu sisipkan foto atau emoticon bahkan video.

Apa hubungannya Line@ dan bisnismu?

Di sinilah saya akan mencoba menerawang apa yang diungkapkan sama Andika Putra di buku Line Marketingnya. Kenapa harus Line untuk mendongkrak omzet? Kenapa tidak dengan Whatsapp atau akun messenger lain?

  • Mampu menampung jutaan followers
  • Berinteraksi serta melakukan kegiatan promosi via timeline secara viral
  • Chat 1:1 langsung dengan followersmu
  • Mengirim pesan broadcast, coupon dan polling ke setiap followers cuma pakai satu klik

4 poin di atas adalah jawabannya.

Cara mengunduh aplikasi Line@

Kalau kamu sudah punya akun Line, silahkan buka menunya, klik MORE – Line APPS. Nah, udah ketemu sama Line@ di antara sekian banyak aplikasi yang dirandang Line Corp?

  • Selanjutnya klik tombol beranda + untuk membuat akun Line@
  • Tulis nama brandmu dan unggah foto profil yang profesional (menggambarkan bisnismu)
  • Pilih ‘Main Category’ dan ‘Sub Category’ bisnismu, lalu klik ‘create’

AUTOPILOT mode ON

Kita diberikan kesempatan penuh untuk me-manage seluruh kegiatan akun Line@ melalui Line@ Manager. Misalnya nih besok kamu pingin liburan ke Hongkong. Karena ingin bener-bener refresh, jadi semua yang ada kaitannya sama bisnis, ikut istirahat juga. Jadwalin aja post kamu!

Setting post ini berlaku untuk post di timeline, rich message, broadcast dan lain-lain. Coba saja buka link manage akun. Terus log in deh dengan menggunakan akun Line untuk Line@ kamu.

Home Setting (Comments on Post)

‘Barangnya lama banget nyampenya kak’

‘Udah satu minggu pake tapi belum ada perubahan, masih jerawatan aja nih wajah’

‘Gimana nih si mimin (admin) lama banget balesnya’

Komentar negatif untuk produk atau jasa yang kamu tawarkan akan selalul ada. Hal ini karena gak semua orang yang memanfaatkan produk atau jasa kita merasakan pengaruh yang positif. Intinya, kamu harus pinter-pinter memberikan penjelasan supaya mereka gak kapok beli lagi atau supaya mereka gak nyebar virus ‘jangan beli’ ke calon pelanggan lain.

Salah satu fitur yang ditawarkan Line adalah ‘Comments on Post’. Kita bisa mengatur komentar apa saja yang bisa ditampilkan untuk postingan di timeline. Dengan begini, kita bisa mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan dari komentar negatif pelanggan.

Bukan bermaksud menutupi ya. Karena jika terjadi komplen pelanggan, alangkah baiknya kalau kamu menghubungi mereka secara personal. Bukan berbincang-bincang di timeline. Faktor ikut-ikutan juga berpengaruh terhadap daya beli calon pelanggan lho.

Kalau yang dibicarakan hal positif sih ayok aja, share di timeline kalau bisa. hehehe.

Fitur Statistics: Analisa perkembangan akun Line@mu

Dalam fitur ini kamu bisa mengetahui jumlah penambahan followers setiap harinya, berapa banyak yang masih aktif dan yang sudah non-aktif, seberapa banyak yang sudah block akunmu.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa tahu berapa banyak akunmu dilihat sama orang lain, berapa banyak unique visitor ke akunmu. Wah lumayan lengkap ya. Line Corp menyediakan sendiri untuk fitur yang satu ini.

jualan lewat line#4 Banjir Order dari Follower

Mau cara cepat mendapatkan follower untuk akun Line@ mu? Ikuti cara berikut:

  • Masuklah ke menu Tell a Friend dan sebarkan sebanyak-banyaknya link akun Line@ ke teman-teman Line kamu. Ingat! Gunakan kata sapaan supaya terlihat lebih akrab.
  • Setiap kali memposting konten baru, sering-seringlah melakukan like and share. Tujuannya, supaya semua yang ada di kontakmu menyadari keberadaanmu.

#5 Strategi Promosi yang Bikin Dompet Berisi

Cash dari Broadcast

Kalau saya memposisikan diri saya sebagai calon pelanggan, saya paling benci mendapatkan broadcast. Alih-alih membaca, langsung saya end chat. hehehe.

Tapi, di sini kita disarankan untuk belajar copywriting supaya tidak ada kejadian BC langsung end chat. Selain itu, untuk satu pesan obrolan Line memberikan kita batasan maksimal 500 karakter. Jadi, harus bisa kamu manfaatkan dengan baik.

3 kalimat awal iklanmu sangat menentukan! Maka, buatlah pesan yang singkat tapi bisa menarik orang untuk mengikuti action yang kamu sisipkan.

Promote dalam bentuk Rich Message

Yang ini hampir sama dengan Broadcast, tapi kamu bisa mengirim gambar dengan ukuran yang lebih besar dan lebih bagus dari segi kualitas.

Lebih oke lagi, gambar yang kita kirim bisa disisipkan link. Jadi, ketika si akun menerima pesan tersebut dan nge-klik gambar tersebut bisa langsung terhubung ke link yang kita tanam.

Prime time di Line@

Waktu tentu saja mempengaruhi hasil dari post yang sudah kamu terbitkan. Nah, untuk line@ sendiri terdapat 3 jenis waktu terbaik:

  • Pagi hari antara pukul 06.00 – 08.00
  • Siang hari antara pukul 12.00 – 13.00
  • Malam hari antara pukul 19.00 – 22.00

#6 Cara Praktis Membangun Aset Penghasil Omzet

Ternyata membangun aset itu bisa dilakukan lewat Line. Mau tahu caranya? Yuk kita bahas satu per satu.

  • Buatlah akun publik. Ini difungsikan untuk menjaring pelanggan yang mungkin berminat pada produk kita. Kategori akun ini tentu harus berkaitan dengan produk yang kamu tawarkan. Misalnya, kamu menjual herbal penggemuk. Jadi, akun ini haruslah berisi mengenai informasi dan tips-tips menu sehat.
  • Post timeline = senjata utama. Konten di sini tidak hanya menarik, melainkan harus juga ‘shareable’ atau mudah untuk dishare oleh para followers.
  • Bagi-bagi hadiah. Sesekali buatlah kuis dengan imingi-imingi hadiah berupa produk kamu, potongan harga atau gratis biaya kirim.

#7 Teknik berjualan di Line

Sukses berawal dari sebuah rencana. Kalau ikut lomba lari asal lari aja, bisa sampai sih. Tapi apa bisa jadi juara? SULIT!

Kuncinya kita harus membuat rencana dan segera ‘take action’ supaya tahu medannya. Dan, terus melakukan monitoring untuk setiap ‘action’ yang kita ambil. Berikut saya jabarkan satu per satu teknik yang patut kamu coba:

  • Tanda Seru. Dengan menambahkan tanda seru di awal nama akunmu, maka akun kita akan berada di list pertama kontak Line followersmu.
  • ID kembar untuk akun Line dan Line@. Hal ini dikarenakan belum banyak pengguna Line yang tahu aplikasi Line@. Supaya mereka gak bingung aja.
  • ATM juga berlaku di sini. Jangan tiru mentah-mentah cara berjualan orang lain. Tapi, Amatilah, Tirulah dengan Modifikasi terlebih dahulu.
  • Spamming dimanapun tempatnya haram. Spamming di sini adalah selalu melakukan promosi dalam bentuk BC.
  • Posting lebih sering itu lebih baik. Misalnya 2 jam sekali.
  • Layaknya media sosial yang lain, Line ini hanyalah perantara untuk menjaring calon konsumen. Tetap arahkan mereka untuk mengecek dan melakukan pembelian di websitemu.

 

 

Advertisements