Menciptakan Iklan yang Menjual itu Mudah! Mau Tahu Resepnya?


teknik menulis iklanSaya tidak mudah percaya dengan iklan, baik itu di televisi, radio maupun di dunia online. Baik ketika saya punya uang atau sedang bokek, iklan tetap saja tidak bisa menggugah perasaan saya untuk membeli. Aneh ya? Saya sendiri bingung, apalagi ente?

Saya cenderung membeli produk yang memang benar-benar dibutuhkan pas ada duitnya  – _ – kasihan.. Oke halaman ini tidak sedang fokus untuk membicarakan tentang diri saya. Melainkan meracik sebuah iklan dengan mudah dan bisa menggerakkan tangan orang untuk mengeluarkan uang demi produk Anda. Juga untuk membujuk orang kaku semacam saya.

Rumus racikan Master Mister Rusdianto dari writepreneurs ini akan sangat membantu Anda yang sedang kebingungan.

“Kenapa produk saya lakunya segitu-gitu aja?” Atau,

“Kemarin laku kerasss,, eh hari ini mlempem”

Siapa yang salah? Tentu saja Anda. Kenapa gak dari dulu belajar dari ahlinya? Oke, tidak usah nunggu lama-lama, saya akan bagikan kepada Anda rumus-rumus dari sang ahli.

#1 Jangan menulis iklan dulu

Karena belum melakukan riset, sebaiknya jangan langsung menulis iklan. Selain menghabiskan waktu dan tenaga, juga menghabiskan daya listrik (pakai laptop/PC kan, ngetiknya?).

Riset ini dilakukan untuk mengetahui target market ideal, kelebihan produk, menyiapkan kata-kata penguat dan tawaran meyakinkan.

  • Bayangkan orang yang paling membutuhkan produk Anda

Apakah orang yang saya bayangkan ini memiliki masalah di mana saya bisa hadir memberikan solusi?

Kerugian apa yang mereka alami jika tidak mengenal produk saya?

Saya mengijinkan Anda untuk membayangkan satu orang saja. Iya, HANYA SATU orang. Tidak lebih. Karena dengan menarget satu orang, iklan Anda akan lebih personal. Dan, saya yakin pembaca akan merasa lebih intim dan hangat dengan Anda.

  • Kelebihan produk

Saya pastikan pelanggan di seluruh dunia tidak membutuhkan produk apapun. Mereka membeli manfaat yang ada pada sebuah produk.

“Apakah ‘X’ dapat membuat saya kurus?”

“Apakah ‘X’ membuat wajah saya lebih cerah?” dll

Untuk bisa menunjukkan kelebihan produk Anda melalui manfaatnya, bedakan mereka dengan fitur. Mari saya tunjukkan cara untuk membedakannya.

Tersedia 2 kolom yang bisa kamu isi dengan fitur yang dimiliki produkmu beserta manfaatnya.

  • Kata-kata penguat. Kira-kira kata penguat semacam apa yang bisa ditambahkan ke dalam iklan kita, sehingga bisa menambah keyakinan pembaca untuk beli? Di sini saya sarankan Anda untuk menambahkan fakta untuk menambah kredibilitas. Misalnya, siapa nama Anda, perusahaan, nama produk, kontak Anda yang mudah dihubungi, jumlah pengikut di Twitter, Facebook, IG dll.
  • Tawaran meyakinkan dan sulit ditolak pembaca. “Apa yang Anda punya untuk saya?”. Jawaban dari Anda untuk mereka itulah yang disebut dengan penawaran. Tapi, Anda tidak bisa hanya sekedar menjawab pertanyaan itu begitu saja. Ada satu poin mantap untuk membuat pelanggan lebih yakin.

> Pemanis kesepakatan. Contoh di bawah ini adalah penawaran ditambah dengan pemanis berupa ‘bonus’ tambahan diluar produk utama. Pemanis kesepakatan juga bisa berupa rasa aman yang Anda berikan pada pelanggan.

cara menulis iklan

#2 Sekarang, Anda boleh menulis iklan

Tulislah iklan Anda berdasarkan struktur yang saya tampilkan seperti ini:

  • Apa yang Anda punya?
  • Mengapa harus tertarik pada penawaran Anda?
  • Mengapa harus percaya pada penawaran Anda?
  • Buktikan kredibilitas Anda
  • Beritahu fitur dan manfaat produk Anda
  • Apakah ada kelangkaan?
  • Bagaimana cara memesan?
  • Apa konsekuensi jika tidak membeli produk Anda?
  • Perintahkan untuk memesan sekarang

9 poin yang disusun dalam struktur body iklan di atas akan membantu Anda merangkai setiap paragraf dengan mudah dan menggiurkan pembaca.

#3 Anda tidak bisa menerbitkan iklan Anda

Jangan kaget!

Jangan marah!

Kalau subjudul di atas melarang Anda menerbitkan iklan yang sudah Anda rancang sedemikian rupa. Karena memang pada tahap 2 iklan Anda belum bisa dikatakan matang. Anda butuh melakukan penataan ulang.

Saya berikan panduan gratis cara melakukan pengeditan. Jika setelah membaca panduan ini Anda merasa ada yang janggal dengan iklannya, EDIT SEGERA!

  • Baca dengan suara keras

“ Jika terdengar buruk saat diucapkan, maka kalimat itu juga buruk saat dibaca”

  • Gunakan istilah dengan jelas

Tidak semua orang paham dengan istilah khusus, gunakan kalimat sehari-hari”

  • Hindari kata yang tidak perlu

“KAMI, ADALAH, SANGAT merupakan contoh kata yang tidak perlu”

  • Format scannable – pembaca tidak mengindahkan semua yang Anda ungkapkan dalam iklan. Alih-alih membaca, mereka melakukan scanning untuk istilah yang menarik. Triknya tambahkan 4 format ini untuk pernyataan yang penting:

“tebalkan kata/kalimat, variasikan ukuran font, gunakan bulleted/numbered list, perbanyak spasi antar paragraf”

  • Paragraf pendek jauh lebih baik
  • Huruf besar dan tanda seru itu haram?

“Karena pembaca butuh energi ramah, huruf besar dan tanda seru menandakan Anda memaksa mereka. Apa Anda sedang frustasi?”

  • Kenapa tidak boleh terlalu kreatif?

“Apa Anda Leonardo Da Vinci? Bukan. Anda penjual. Jadilah sederhana dalam menulis iklan. Jangan terlalu kreatif”

  • Kesalahan eja dan ketik itu fatal

“Orang paling pandai dalam mencari kesalahan. Sekecil apapun itu”

Advertisements