Bagaimana Cara Meningkatkan Performa Keyword


Harapan tidak selalu sama dengan kenyataan. Riset keyword menampilkan hasil yang cakep, tapi pada nyatanya keyword yang sudah dipilih tidak begitu memuaskan. Itulah kenapa performa keyword suatu website harus diukur secara berkala. Karena apa? Karena dampak positifnya cukup untuk mengoptimalkan website kita.

Gunakan Google Analytics yang sudah dihubungkan dengan Google Webmasters Tool, lalu hubungkan kedua akun tersebut dengan website kamu untuk mendapatkan datanya.

Google Analytics

Sudah pernah lihat penampakan Google Analytics? Kalau sudah langsung saja buka akun website kamu di sana dan masuk ke:

#1 Menu Acquisition > Search Engine Optimization > Queries

#2 Pada bagian bawah, ubahlah ‘show rows’ dari 1 menjadi 500. Lalu export data dalam format Excel.

meningkatkan performa keyword

#3 Buka data yang sudah kamu unduh dengan Excel atau Spreadsheet. Buka sheet dengan nama Dataset 1. Beri tanda dengan highlight row (baris) 1 lalu aktifkan filter dari menu Data > Filter.

Keyword Planner

Continue reading

Advertisements

Apa itu Long Tail Keywords?


Sudah pernah denger dong ya dengan istilah yang satu ini. Denger aja sih sering. Tapi, gak ngeh tuh sama pengertiannya. Sini deh deket-deket sama saya biar paham. hehehe.

Oke, long tail keywords adalah kata kunci turunan yang dikembangkan dari kata kunci utama yang kamu bidik. Misalnya kata kunci utama targetmu terdiri atas 2 suku kata, maka long tail keywords untuk kata kunci tersebut bisa lebih dari itu.

Ringkasnya, “long tail keywords adalah hasil transformasi dari kata kunci utama dan masih ada kaitannya”

Here is the example:

  • Kata kunci utama “search intent”
  • Longtail keywordnya “apa itu search intent”
    long-tail-keywordsAda 2 alasan kenapa kita bisa memanfaatkan longtail keywords:
  • Simple keyword / kata kunci yang simpel (short tail keyword) yang teridiri atas 1-2 suku kata pada umumnya di mesin pencari sudah didominasi  oleh situs-situs besar dengan reputasi yang sulit dicapai oleh pemula.
  • Pengunjung yang membutuhkan informasi spesifik lebih sering mengetikkan long tail keywords.

Continue reading

Strategi Keyword: Memprioritaskan dan Menerapkan Keyword dari Hasil Riset ke Dalam Website


Sudah mengumpulkan ribuan keyword?

Bingung mau pilih yang mana?

Bingung juga mau diterapkan di bagian apa dan berapa kali?

Berarti sekarang kamu sedang berada di halaman yang tepat! Karena kita akan membahas cara menerapkan keyword hasil riset ke website.

#1 Melakukan analisan tingkat kesulitan

MozBar, SEOQuake atau TermExplorer? Which one do you choose?

Analisa manual tahap 1 – Filter keyword yang volumenya cukup tinggi

Karena jumlah kata kunci yang kamu kumpulkan cukup banyak, kita eliminasi dulu beberapa dari mereka.

Kita fokus pada kata kunci yang volumenya cukup tinggi! Dimana kamu menyimpan ribuan kata kuncimu? Dimanapun tempatnya saya sih gak peduli! hehehe. Yang penting sekarang buka aja.

Blok kolom-kolom berikut:

strategi keyword

Klik kanan di kepala kolom > Delete selected columns.

Selanjutnya blok kolom sisanya dan klik tombol filter:

Klik pada tanda panah di sebelah Avg. Monthly, lalu filter yang

strategi keyword

lebih besar dari angka yang kamu inginkan:

Volumenya Continue reading

Tahukah Kamu Cara Analisa Persaingan untuk Mengetahui Tingkat Kesulitan Keyword?


cara-analisa-tingkat-kesulitan-keywordBeberapa dari kita terbiasa memperhatikan menu Competition di Google Keyword Planner. Padahal hal ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan SEO. Competition di sana merupaknan tingkat kesulitan dari iklan AdWords.

Jangan gunakan sebagai patokan untuk SEO.

Continue reading

Rahasia Cara Riset Keyword yang Tepat dengan Google Keyword Planner (Mencari Keyword Yang Tepat)


Ketika membuka sebuah toko online yang menjual produk atau jasa tertentu, pastinya kita ingin berada di peringkat pertama hasil pencarian. Untuk kata kunci yang tepat yang dapat mendatangkan pengunjung yang tepat pula.

Untuk itulah halaman ini dibuat! Untuk memandu kita cara riset keyword yang tepat. Ada beberapa tahapan dalam memanfaatkan Google Keyword Planner. Mari kita bahas satu per satu.

#1 Menangkap beberapa ide awal dari main keyword

Saya sedang mengelola sebuah website yang menjual satu jenis produk. Dan, kira-kira keywordnya “jual tiket pesawat”.

That’s not enough!

Pertimbangkan lagi beberapa keyword yang masih berkaitan dengan keyword utama tadi, dan pilah-pilah mereka berdasarkan search intent. Masih belum begitu paham dengan search intent? Kunjungi lagi yuk!

cara riset keyword

Sekarang perhatikan keyword informational yang masih ada hubungannya dengan tiket pesawat (main keyword). Ketika ada yang mengunjungi website kamu melalui informational keyword, bisa jadi mereka tidak langsung membeli.

Tapi, suatu saat bisa jadi mereka butuh. Dan, langsung landing di Continue reading